DIGITALISASI dan Pendampingan Kunci Kopdes Beroperasi Modern

- Penulis

Senin, 1 Desember 2025 - 22:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah (kanan) dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) 2025 di Jakarta, Senin (1/12/2025). (ANTARA/Aria Ananda)

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah (kanan) dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) 2025 di Jakarta, Senin (1/12/2025). (ANTARA/Aria Ananda)

SuarIndonesia — Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan digitalisasi manajemen dan pendampingan intensif menjadi elemen kunci agar Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih dapat beroperasi secara modern dan efektif di seluruh daerah.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menyebut sistem informasi koperasi desa akan memastikan transaksi, keanggotaan dan perencanaan usaha tercatat terpusat sehingga mempermudah pengawasan dan konsolidasi bisnis.

“Kita ingin Kopdes Merah Putih menjadi koperasi modern yang transparan dan akuntabel sejak hari pertama beroperasi,” kata Farida dalam Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Ia menjelaskan platform digital Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) telah digunakan untuk mendata kelembagaan dan aktivitas koperasi, serta memantau perkembangan usaha secara langsung.

Menurut dia, kehadiran 82 ribu Kopdes Merah Putih yang akan terbentuk memerlukan dukungan SDM dan tata kelola yang kuat agar seluruh gerai dapat berjalan optimal dan konsisten.

“Digitalisasi ini sangat penting, karena kita tidak ingin koperasi berhenti sebagai papan nama. Ia harus hidup dan bergerak,” ujar Farida, Senin (1/12/2025) melansir AntaraNews.

Untuk mendukung operasional, pemerintah telah menempatkan 8.000 pendamping Business Assistant (BA) yang bertugas mendampingi 10 koperasi per orang, serta 1.104 Project Management Officer (PMO) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga :   RAPAT Banggar DPRD Kalsel Dihentikan, Serapan Anggaran Rendah

Para pendamping tersebut diberi pelatihan kelembagaan dan bisnis pada koperasi besar yang telah beroperasi di sektor pangan hingga ekspor perikanan.

Farida menambahkan digitalisasi juga menjadi upaya menarik partisipasi generasi muda yang kini mendominasi keanggotaan Kopdes Merah Putih di berbagai daerah.

“Anak muda harus melihat koperasi sebagai masa depan ekonomi desa, bukan hanya masa lalu,” tutur Farida. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca