DIGELAR Pertama Kali di Luar Pulau Jawa, Banjarmasin Jadi Tuan Rumah Festival HAM 2020

- Penulis

Kamis, 24 September 2020 - 23:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Untuk kali pertama Festival HAM (Hak Asasi Manusia) digelar di luar pulau Jawa. Perayaan momentum tahunan itu telah disepakati untuk diselenggarakan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 17-19 Desember 2020 mendatang.

Bahkan, tema perayaan pun dikaitkan dengan situasi Pandemi Covid-19 yang saat ini menimpa hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Sementara tema yang digaungkan yakni, Menegakkan HAM di Masa Pandemi Covid-19, Tantangan dan Solusinya secara online (dalam jaringan/daring).

Bukan tanpa alasan, tema tersebut dipilih karena pada tahun 2020 ini seluruh dunia termasuk Indonesia khususnya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sedang dilanda wabah virus corona (Corona Virus Disease) tahun 2019 atau Covid-19 yang telah menimbulkan dampak serius terhadap tatanan kehidupan masyarakat di semua bidang.

Penetapan Banjarmasin sebagai tuan rumah Festival HAM 2020 sendiri dikarenakan Kota dengan julukan Seribu Sungai ini memiliki praktik baik dalam menerapkan nilai-nilai HAM yaitu Banjarmasin sebagai kota inklusi, kota toleran, kota peduli kelompok rentan, dan kota peduli lingkungan.

Pasalnya pemajuan dan perlindungan HAM tidak hanya tanggung jawab Pemerintah Pusat tetapi juga tanggung jawab Pemerintah Daerah dan masyarakat sipil/warga.

Hal tersebut ditetapkan pada saat Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Kantor Staf Presiden (KSP), Pemerintah Kota Banjarmasin, dan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), pada hari ini melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman tentang penyelenggaraan Festival HAM 2020 di Kota Banjarmasin.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Moeldoko (Kepala Staf Kepresidenan), Ibnu Sina (Walikota Banjarmasin, Kalimantan Selatan), dan Sugeng Bahagijo (Direktur Eksekutif INFID), Penandatanganan MoU ini dilaksanakan untuk memperkuat komitmen yang telah dibuat secara lisan.

Nota Kesepahaman ini berlaku sejak tanggal 23 September 2020 sampai dengan tanggal 31 Desember 2020. Ruang lingkup MoU ini meliputi, pembentukan panitia bersama, perumusan kerangka acuan kegiatan, keterlibatan dalam keseluruhan proses kegiatan, pencarian dan penggalangan dana, promosi dan sosialisasi kegiatan dan evaluasi kegiatan.

Baca Juga :   BANJARMASIN Waspada DBD!

Kegiatan di dalam Festival HAM meliputi konferensi dan non konferensi. Kegiatan konferensi terdiri dari diskusi pleno, diskusi paralel, sesi khusus dan deklarasi. Kegiatan non konferensi berupa, pentas seni budaya, pameran hasil karya rakyat, kunjungan ke tempat-tempat yang telah berhasil mempraktikkan nilai-nilai HAM dengan baik, dan lain-lain.

Para pihak sepakat untuk melaksanakan kegiatan festival sebagai bagian dari prioritas pemerintah untuk memajukan, menghormati, melindungi, memenuhi HAM, memperkuat moderasi beragama dan toleransi di seluruh wilayah Indonesia yang dicapai dengan cara menampilkan praktik yang baik maupun mengidentifikasi praktik-praktik yang kurang baik.

Termasuk praktik-praktik penanganan Covid-19 yang lebih inklusif dan lebih berdaya oleh pemerintah daerah dan masyarakat sipil/kelompok warga.

Panitia Bersama Festival HAM terdiri dari panitia inti yaitu Komnas HAM, KSP, Pemerintah Kota Banjarmasin, INFID — yang hari ini menandatangani MoU. Selain itu ada juga dukungan dari kementerian/lembaga seperti Kemendagri, Kemendikbud, Kemenpora, Komnas Perempuan, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang akan terlibat dalam pelaksanaan kegiatan di konferensi dan non konferensi.

Kegiatan Festival HAM 2020 akan menghadirkan ribuan peserta yang berasal dari dalam dan luar negeri.
Untuk diketahui, Festival HAM 2020 sendiri merupakan forum bersama untuk merayakan praktik-praktik baik dalam melaksanakan pembangunan yang berbasis HAM dengan memperhatikan kearifan lokal.

Forum ini dapat menyediakaan dan menularkan informasi dan inspirasi serta menjadi wadah pertukaran pengalaman dan pertukaran praktik-praktik inovatif lainnya di bidang HAM.

Festival HAM 2020 bertujuan untuk menyebarluaskan nilai-nilai HAM dan inisiatif Kabupaten/Kota HAM ke seluruh masyarakat.

Kegiatan Festival HAM bermula dari kegiatan bernama Konferensi Kabupaten/Kota HAM yang diselenggarakan pada 2014 dan 2015 di Jakarta.

Pada tahun ketiga (2016) sampai dengan 2019, nama Konferensi Kabupaten/Kota HAM diganti dengan nama Festival HAM agar lebih banyak melibatkan publik dan tidak terlalu kaku.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Senin, 13 April 2026 - 23:02

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca