DIBUAT Posyandu Khusus Kesehatan Jiwa Dibentuk Menyusul Meningkatnya ODGJ

- Penulis

Rabu, 12 Oktober 2022 - 01:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Meningkatnya angka Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Banjarmasin membuat Pemko Banjarmasin membuat Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) khusus Kesehatan Jiwa.

Hal itu dilakukan bukan tanpa alasan, pasalnya hingga saat ini, sudah ada sebanyak 1.441 ODGJ yang tercatat di kota berjuluk Seribu Sungai. Jumlah itu terhitung sejak September 2021 hingga September 2022.

Dengan alasan itulah Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin pun bekerja sama membuat Posyandu Kesehatan Jiwa Baiman, di Rumah Singgah dan dilaunching oleh Wali Kota, Ibnu Sina, Selasa (11/10) pagi.

Menurut Ibnu, Posyandu Kesehatan Jiwa Baiman merupakan posyandu khusus satu-satunya di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menangani kesehatan jiwa.

“Singkatannya Posyandu Keswa. Ini juga termasuk Jambore Kesehatan Jiwa ke 3,” ungkapnya pada awak media

Ibnu tak menampik, jika saat ini pengidap ODGJ di Kota Banjarmasin mengalami peningkatan. Mulai dari gangguan jiwa ringan sampai berat.

“Makanya kita harus perhatian terkait hal ini. Dinsos punya aset yakni Rumah Singgah yang bisa menampung anak jalanan, terlantar, Lansia, disabilitas hingga ODGJ,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Ibnu berharap posyandu ini bisa memberikan pelayanan kesehatan jiwa kepada masyarakat di Kota Baiman.

Baca Juga :   "KONFLIK" Melibatkan Massa dari Masing-masing Pendukung Calon di Pilkada

“Apalagi disini ada psikiater dan dokter spesialis jiwa yang memberikan pelayanan dan perawat jiwanya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Muhammad Ramadhan membeberkan, pelayanan yang ada di Posyandu Kesehatan Jiwa Baiman yakni melayani pasien di Rumah Singgah Dinsos Banjarmasin terlebih dulu.

“Tapi kedepannya jika menuju ke klinik, itu bisa melayani masyarakat setiap hari yang seperti masyarakat yang stres, bahkan ODGJ,” tuturnya singkat.

Sebelumnya, dari segi sosial, Kepala Dinsos Banjarmasin, Dolly Syahbana menjelaskan, ODGJ yang ditampung sudah terdeteksi, atau selesai menjalani assessment.

Dari situ akan diketahui, apakah masih perlu penanganan lebih lanjut ke rumah sakit, atau masih bisa dikendalikan.

“Kalau keluarga mau menerima, dan pengidap ODGJ sudah bisa bergaul dengan masyarakat, maka kami kembalikan ke keluarganya,” ujarnya.

Dolly membeberkan, bahwa mayoritas kini yang berada di rumah singgah adalah mereka yang keluarganya tidak teridentifikasi.

Kemudian, ada pula pula yang keluarganya tidak mau menerima, lantaran dianggap aib.

“Rata-rata usianya 40 hingga 60 tahun,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca