SuarIndonesia – Delapan orang DDS (Donor Darah Sukarela) Kalimantan Selatan (Kalsel) akan mendapatkan penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden RI di Jakarta pada 5 Agustus 2024 mendatang.
Sedangkan 2 pendonor darah lainnya yang juga telah mendonorkan darahnya 100 kali tidak mengikuti penyerahan penghargaan dikarenakan telah meninggal dunia.
Mereka secara sukarela telah menyumbangkan darahnya rata – rata melebihi seratus kali donor.
Salah satu pendonor, yakni Donur anggota TNI dari Polisi Militer (POM) Angkatan Udara (AU) yang berdinas di Lanud Syamsuddin Noor, mengatakan dirinya kali pertama akan menerima penghargaan merasa sangat senang.
Dan tak menyangka akan bertemu orang nomer satu di Indonesia.
“Kita mengajak kepada warga agar kiranya turut serta mendonorkan darahnya demi kemanusian,” katanya
Dijelaskannya, sudah mendonorkan darah sebanyak 122 kali, sejak duduk di bangku SLTA.
“Saya sudah mengajak anak dan istri juga mendonorkan darah demi kemanusian,” ujarnya
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Kalsel H. Gusti Iskandar mengapresiasi kepada delapan orang yang telah rutin mendermakan darahnya.
Dirinya berharap, momen ini dapat menjadi motivasi bagi calon-calon pendonor darah yang baru. Sehingga jumlah pendonor darah aktif di banua akan bertambah.
“Semoga apa yang dilakukan mereka turut diikuti oleh generasi muda, rasa keinginan membantu sesama dapat meringankan beban bagi yang membutuhkan,” katanya saat pelepasan 8 orang DDS Kalsel di Sekretariat PMI Provinsi Kalsel di Jalan S Parman Banjarmasin, Jumat (2/8/2024).
Dirinya juga berharap generasi muda yang sudah siap baik fisik dan mentalnya di himbau menjadi pendonor.
“Semoga ketersedian darah di Kalsel diharapkan mampu memenuhi kebutuhan,” harapnya
Para DDS yang berhadir di acara pelepasan sekaligus silaturahmi ini mereka akan diberangkatkan ke acara tersebut menggunakan transportasi udara dari Banjarmasin menuju Jakarta pada Minggu (4/8/2024).
Dirinya juga menyebutkan bahwa penyerahan Satya Lencana Kebaktian Sosial setiap tahun dilaksanakan namun pada masa pandemi Covid-19 sempat terhenti dan kali ini kembali diadakan untuk tahun 2019 dan 2020.
“Untuk tahun ini yang akan menerima penghargaan baru yang periode 2019 dan 2020, sedangkan yang tahun 2021 hingga 2024 dijadwalkan akan menerima penghargaan tahun depan dengan harapan diserantakan karena banyaknya yang akan diberi penghargaan,” sebutnya. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















