SuarIndonesia – Setelah masuk putaran final, delapan finalis Nanang Galuh Intan Kabupaten Banjar 2023 Bernuasa Islami kini mengikuti karantina terbuka, di Guest House Sultan Sulaiman Martapura.
Kabid Pemasaran Pariwisata, Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar Badi’ah menjelaskan melalui pesan WhatsApp, pda Senin (19/6/2023).
Karantina terbuka meliputi pembekalan materi keagamaan, pemerintahan, bahasa asing dan kebudayaan.
Pemberi materi tentang keagamaan disampaikan Kabid Informasi Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar Muhari.
Dalam materinya Muhari menyampaikan tentang “Mengembangkan Karakter Manis Nanang Galuh Banjar”
Dirinya menjelaskan generasi muda islam termasuk Nanang Galuh harus siap menghadapi tantangan zaman disegala aspek kehidupan.
“Generasi muda berakhlak karakter Manis ialah generasi muda membangun akhlak dengan Allah SWT, akhlak dengan Nabi Muhammad SAW, akhlak dengan manusia dan akhlak dengan alam,” ujar Muhari.
Dirinya juga memberikan pembekalan kepada finalis tentang pengertian iman dan islam, hubungan iman dan islam serta penjelasan tentang wisata religi di Kabupaten Banjar.
“Pengertian islam adalah menjalankan syariat Nabi Muhammad SAW dengan anggota dzahir (badan) kita dengan mengikuti apa yang dijalankannya dan mentaati yang diperintahkannya.
Sementara iman adalah kepercayaan hati kita kepada apa yang telah difirmankan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW (Kalamullah) dan yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW sendiri (Hadist) ” ungkap Muhari.
Pemberian berbagai materi terus dilakukan oleh Disbudporapar Banjar guna semakin matangnya persiapan finalis dalam menghadapi babak grand final yang rencananya akan dihelat pada 24 Juni mendatang. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















