DEFI DILEPASLIARKAN , Pemprov Kalsel Bantu Yayasan Sahabat Lestarikan Bekantan

- Penulis

Jumat, 2 Juli 2021 - 21:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Pemprov Kalimantan Selatan memberikan dana hibah sebesar 350 juta rupiah pada Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia.

Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, usai melepasliarkan DEFI (Daku Fauna Eksotis Indonesia) bekantan betina di Pulau Curiak, Barito Kuala (2/7/2021), mengatakan, pemberian dana hibah itu bertujuan mendukung upaya konservasi bekantan, yang merupakan satwa endemik Kalimantan.

Safrizal mengungkapkan, penambahan dana hibah bisa menyesuaikan kembali tahun berikutnya.

“Tahun ini kita berikan 350 juta. Jadi jika tahun depan dirasa kurang, kita susun kembali, apa saja yang bisa kita kembangkan,” ujarnya ketika ditemui di Bekantan Research Station, Pulau Curiak, Batola.

Adapun Penjabat Gubernur Kalsel melepasliarkan satu ekor bekantan di kawasan Pulau Curiak, yang dikelilingi oleh mangrove rambai.

Bekantan yang diberi nama DEFI oleh Pj Ketua TP PKK Kalsel, Safriati Safrizal, yang ikut hadir menyaksikan pelepasliaran Defi, bersama dengan Ketua DPRD Kalsel dan beberapa Pejabat Pemprov Kalsel.

Bekantan yang dilepaskan ke habitat alaminya hari ini menggenapkan jumlah bekantan di Pulau Curiak menjadi 29 ekor.

“Mudah-mudahan penambahannya lebih cepat lagi. Empat tahun ini baru nambah 14 ekor.”

Baca Juga :   KEPERGOK Ingin Curi Helm Dikejar Warga Berakhir Terjun ke Sungai Martapura

Sementara itu, Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia, Amalia Rezeki, mengaku sangat senang atas perhatian Pemprov Kalsel.

Dana hibah merupakan bentuk dukungan serius untuk melestarikan satwa endemik Kalimantan.

Terkait bekantan yang dilepasliarkan hari ini, ia menjelaskan kondisinya.

Satwa tersebut merupakan korban kecelakaan yang ia evakuasi bersama BKSDA.

“Pada saat kita melakukan evakuasi bersama BKSDA, kita melakukan perawatan intensif.”

Kita melakukan rehabilitasi di Yayasan Sahabat Bekantan, dengan perawatan kurang dari setahun,” tambahnya.

Sebelum aksi pelepasliaran bekantan, Safrizal didampingi jajaran Forkopimda melakukan penanaman kopi Liberika di kawasan Pulau Curiak.

Varian kopi Liberika disebut mampu tumbuh dengan baik di lahan gambut. Pun tahan terhadap lingkungan panas dan lembab.(adv/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENHUB DESAK ASURANSI P&I Tunjuk Mitra Lokal Angkat Bangkai KM Virgo Transport 8
BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh
BASARNAS TUTUP OPERASI SAR KM Virgo, 53 Korban Masih Belum Ditemukan
UPDATE KORBAN JATUHNYA Heli Mi-17: 5 Selamat, 2 Meninggal, 1 Masih Dicari
DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”
AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas
DORONG Titian Jalan dan Wisata Kerbau Rawa, Ketua DPRD Kalsel Serap Aspirasi Warga Paminggir
DPRD Kalsel Bahas Perbaikan Jalan Banua Anam

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:47

TERCATAT 401.586 KASUS Kumulatif Ispa Akibat Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 23:08

BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh

Rabu, 4 November 2026 - 22:05

DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Rabu, 4 November 2026 - 21:54

AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 20:37

HELIKOPTER Mi-17 Diduga Alami Gangguan Teknis saat Ambil Air

Rabu, 4 November 2026 - 18:50

KAPOLSEK Banjarmasin Timur Ajak Warga Dialog di Bawah Jembatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan

Rabu, 4 November 2026 - 18:15

HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng

Berita Terbaru