DAPUR SPPG Kemala Ikuti Uji Sampel Makanan dan Lingkungan

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 20:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kerja Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan Palangka Raya mengambil sampel makanan di dapur SPPG Kemala Polda Kalteng, Palangka Raya, Senin (13/10/2025). (ANTARA/Rajib Rizali)

Tim Kerja Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan Palangka Raya mengambil sampel makanan di dapur SPPG Kemala Polda Kalteng, Palangka Raya, Senin (13/10/2025). (ANTARA/Rajib Rizali)

SuarIndonesia — Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti uji sampel makanan dan kesehatan lingkungan yang digelar Tim Kerja Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan Palangka Raya.

“Pada hari ini kami melakukan inspeksi kesehatan lingkungan dan pengambilan sampel untuk dapur SPPG Kemala. Kami ingin menguji kehigienisan dapur ini,” kata petugas Tim Kerja Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan Palangka Raya Magdalena di Palangka Raya, Senin (13/10/2025).

Dia mengatakan, dalam inspeksi kali ini pihaknya membawa lima sampel yang disajikan dapur SPPG Kemala dalam ompreng yang nantinya akan dibagikan kepada siswa.

Lima sampel tersebut, yakni nasi putih, ayam, sayur, buah serta tempe yang kemudian dibawa ke Laboratorium Kesehatan Daerah Kalimantan Tengah.

“Sampel-sampel ini akan diuji untuk menentukan apakah dapur SPPG Kemala ini nantinya layak atau tidak. Kalau layak, nanti akan diterbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” tutur Magdalena dilansir dari AntaraNews.

Magdalena mengatakan, sertifikat tersebut menjadi syarat utama untuk dapur SPPG dapat beroperasi menyajikan menu program Makan Bergizi Gratis kepada siswa.

Baca Juga :   CEGAH KERACUNAN MBG, Gubernur Kalsel Minta SPPG Perhatikan Kebersihan

Sertifikat SHLS tersebut juga merupakan instrumen penting untuk memastikan makanan yang disajikan nantinya dapat bermanfaat untuk siswa.

“Kalau hasil uji lab nanti kualitasnya jelek, tentu sertifikat itu tidak akan kami terbitkan. Jadi dapur akan membenahi terlebih dahulu apa yang menjadi kekurangan untuk kemudian diuji kembali,” ujarnya.

Magdalena juga mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pembinaan kepada pengelola dapur agar memahami pentingnya penerapan standar kebersihan dalam setiap proses pengolahan makanan.

Menurutnya, edukasi semacam ini penting agar kualitas makanan tetap terjaga dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi siswa penerima manfaat.

“Kami tidak hanya menilai, tapi juga memberikan masukan agar pengelola dapur bisa memperbaiki apa yang kurang,” demikian Magdalena. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda
RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN
WARGA Kobar Males Antre di SPBU, Terpaksa Beli Eceran Pertalite Rp 22 Ribu per Botol
CEGAH KARHUTLA, Warga Diminta Doa Bersama Minta Hujan
MAKLUMAT Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan oleh Kapolda Kalteng
PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti
GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara
SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca