CUMA DINASEHATI, Orangtua Terduga Pelaku Kekerasan dan Eksploitasi Anak

- Penulis

Jumat, 10 Desember 2021 - 19:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin, membeberkan hasil pengusutannya.

Kepala DP3A Kota Banjarmasin, Iwan Fitriadi pun membeberkan bahwa kasus itu sudah selesai ditangani.

Iwan menuturkan, sepekan yang lalu, pihaknya bersama Lurah Sungai Baru, Camat Banjarmasin Tengah, hingga instansi terkait, seperti misalnya Satpol PP dan aparat kepolisian, sudah menggelar pertemuan dengan orang tua si anak.

“Kami undang orang tuanya, Alhamdulillah mau datang. Lokasi pertemuan di kantor DP3A,” ucapnya Jumat (10/12/2021).

Ia mengaku, penanganan yang dilakukan pihaknya tersebut adalah dengan cara pendekatan, mulai dari memberikan nasehat hingga edukasi.

“Agar yang bersangkutan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Alhamdulillah, orang tua yang bersangkutan mau menurutinya. Dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya,” tambahnya.

Lantas bagaimana jika ternyata yang bersangkutan nekat mengulangi perbuatannya?

Terkait hal itu, Iwan menegaskan bahwa jika memang terulang kembali, kemungkinan pihaknya akan menyerahkan langsung persoalan itu ke aparat berwenang.

Baca Juga :

VIRAL VIDEO Kekerasan terhadap Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtuanya

“Biar bagaimanapun, kami berupaya sedapat mungkin agar yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatannya,” tuntasnya.

Seperti diketahui, dugaan eksploitasi anak kerap terjadi di Kota Banjarmasin. Tengok saja pengemis yang biasa mangkal di perempatan jalan, yang sambil menggendong bocah kecil itu.

Sayang, kondisi ini terkesan luput dari perhatian Pemko Banjarmasin.

Belakangan, tepat pada bulan November lalu, persoalan itu menjadi perhatian lantaran beredar foto dan video berdurasi 12 detik viral di media sosial.

Dalam video, seorang perempuan tampak hendak membopong seorang bocah. Tapi, si bocah tampak berontak dan berteriak histeris.

Saat hendak membopong si bocah, perempuan tadi tampak dibantu seseorang yang mengenakan sarung. Seorang warganet pun menuturkan kronologinya.

Bocah itu, rupanya dipaksa disuruh mengemis oleh perempuan dan seseorang bersarung tadi, yang tak lain, adalah kedua orang tuanya.

“Bila tidak mau, si anak pasti dipukuli,” tulis warganet.

Baca Juga :   BUKA LELANG Jabatan Dua Kadis di Pemko Banjarmasin

Tidak hanya itu, di malam hari, menurut keterangan warganet tadi, orang tua bocah itu juga membawa anaknya yang lain untuk mengemis di pertigaan lampu merah, tak jauh dari gedung PDAM Bandarmasih.

Tak ayal, unggahan video beserta keterangan warganet itu sudah diposting setidaknya dua akun instagram. Dan sudah ditonton ratusan kali.

 

CUMA DINASEHATI, Orangtua Terduga Pelaku Kekerasan dan Eksploitasi Anak (2)

 

Di sisi lain, jauh sebelum video itu viral. Salah seorang warga berinisial EL, mengeluhkan kondisi seorang bocah di bawah umur tampak duduk berselonjor sembari menunggui dagangan kue.

Lokasinya, di trotoar Jalan Ahmad Yani Banjarmasin, kilometer 2.

Dituturkannya, bahwa ia kerap melihat bocah itu sedang duduk, menunggui dagangan kuenya.

“Saya kira, ada ibu atau orang tua yang nungguin. Tapi ternyata tidak ada,” jelasnya, ketika dihubungi Radar Banjarmasin beberapa waktu lalu.

Yang lebih membuat hatinya teriris, ketika melihat si bocah di tempat yang sama, hujan-hujanan sembari masih menunggu dagangan kuenya. Tanpa ada yang memayungi atau pun memasangkan pelindung di tubuh sang bocah.

Geram dengan kondisi itu, EL pun lantas memilih memotret kondisi bocah itu dari belakang, lalu menguploadnya ke media sosial.

Tak disangka, ada banyak tanggapan. Bahkan sejumlah warga juga mengirimkan pesan ke media sosialnya. Lantas, memberikan informasi di mana lokasi si bocah itu tinggal, hingga kondisi yang kerap dialami si bocah.

“Mereka yang mengirim pesan ke saya itu, ada yang mengaku bertetangga dengan si bocah,” tambahnya.

“Saya bingung mau melapor kemana. Saya hanya berharap ada perhatian dari pemerintah setempat. Bocah seperti itu juga layak mendapat perhatian khusus,” tekannya.

EL pun menjelaskan, ketika video itu viral, ia mendapatkan informasi bahwa dinas terkait langsung mendatangi kediaman di anak di kawasan Jalan Pekapuran A. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP
SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel
PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar
KORBINMAS BAHARKAM POLRI Cek Kendaraan dan Alusista di Polda Kalsel
PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin
DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru
KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik
LAKALANTAS MAUT di Traffic Light Sultan Adam, Renggut Nyawa Seorang Ibu Dibonceng Anaknya

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:38

KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 23:26

JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

Rabu, 22 April 2026 - 22:01

PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Rabu, 22 April 2026 - 21:45

KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Sofia Kamila (13) jemaah haji termuda asal Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca