SuarIndonesia — Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan patroli jalur darat dan perairan sebagai upaya mencegah narkoba masuk ke daerah itu.
“Kami terus perketat patroli jalur darat hingga perairan cegah narkoba masuk wilayah Kaltim,” ujar Kepala Polda (Kapolda) Kaltim Inspektur Jendral Polisi (Irjen Pol) Endar Prinatoro di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (28/4/2025).
“Tetapi, pelaku juga gunakan sarana tambahan, terkadang mengutus seseorang memantau situasi,” tambahnya.
Polda Kaltim terus melakukan upaya pencegahan preventif dalam penyampaian informasi, dan komitmen melakukan berbagai cara untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Kaltim.
Polda Kaltim berhasil menyita sabu-sabu seberat 33 kilogram asal Malaysia, pada 23 April 2024, dengan menangkap yang tiga orang tersangka berinisial R, N, dan P.
“Pengungkapan itu luar biasa dan jadi perhatian, bahwa wilayah Kaltim jadi target peredaran narkoba,” katanya.
Apabila dilihat dari modus, Kaltim tidak hanya sebagai jalur peredaran, lanjut dia tetapi juga jadi konsumen. Untuk memberantas narkoba butuh kolaborasi antara aparat hukum, masyarakat, serta media massa atau jurnalis.
“Semua harus bisa ikut berperan dengan melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba,” tutur Endar dilansir dari AntaraNewsKaltim.
Tercatat sepanjang periode Januari-April 2025, Polda Kaltim mengungkap sebanyak 491 kasus tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkoba dan menangkap 639 orang tersangka.
Barang bukti yang disita sabu-sabu seberat 56,18 kilogram, 458 butir ekstasi, 2.657 gram ganja, serta 7.519 butir obat keras berbahaya, jelas dia, dengan barang itu diperkirakan dapat menyelamatkan lebih 331 ribu jiwa dari dampak buruk narkoba.
“Pada 15 April 2025, menangkap dua tersangka dengan barang bukti ganja seberat 500 gram dan sabu-sabu 913 gram,” dan pengungkapan besar lainnya pada Februari 2025 dua kasus sabu barang bukti 21 kilogram dan 9 kilogram, kata Endar Prinatoro. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















