CARA JITU Ibnu Sina Tanggulangi Sampah di Banjarmasin, Akhirnya Jadi Kota Percontohan

- Penulis

Minggu, 1 November 2020 - 20:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sejumlah pemaparan terkait penanggulangan sampah di Kota Banjarmasin disampaikan Paslon nomor urut 2 dalam debat publik sesi pertam pasngan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin tahun 2020.

Sang petahana, Ibnu Sina mengatakan, untuk pengelolaan lingkungan berkelanjutan, Kota Banjarmasin telah mengoptimalkan Bank Sampah yang disediakan di setiap kelurahan.

Fungsi Bank Sampah sendiri menurutnya, diharapkan bisa mengurangi volume limbah rumah tangga yang dibuang ke tempat pembuangan akhir,

Selain itu juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi bagi warga karena sampah yang diterima dapat didaur ulang yang hasilnya bernilai ekonomis.

“Ke depan memang ada upaya mengurangi jumlah TPS di pinggir jalan dengan cara diadakannya Bank Sampah. Saat ini kita sudah memiliki 294 bank sampah yang tersebar di 52 kelurahan,” ungkapnya saat memaparkan jawabannya dalam debat publik yang disiarkan langsung di stasiun tv nasional tersebut. Jumat (30/10) malam.

Di samping itu, ia membeberkan bahwa seluruh upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota terkait dengan penanganan sampah di Kota Banjarmasin sudah mendapatkan apresiasi.

Bahkan di tahun 2019, Banjarmasin termasuk satu dari 11 kota di Indonesia dengan kinerja pengurangan sampah terbaik di Indonesia.

“Atas itu kita mendapatkan kucuran dana sebesar Rp9,4 miliar dari kementerian keuangan. Artinya upaya yang kita lakukan sudah sangat luar biasa,”ucapnya.

Lebih jauh penerima penghargaan Walikota terbaik itu menjelaskan saat menjabat sebagai Walikota Banjarmasin ke masa transisi pejabat sementara saat itu.

Sebelumnya Kota Banjarmasin tidak bisa mendapatkan piala Adipura. Tetapi sejak ia menjabat, 4 kali berturut-turut Kota Banjarmasin selalu mendapat piala Adipura, sebagai simbol kota bersih di Indonesia.

Baca Juga :   KPU tak Cetak Ulang Surat Suara !, Gambar Aditya-Said Abdullah Dipastikan Tetap Terpampang

Lalu kemudian, terkait dengan upaya-upaya lain tentu kata dia pemerintah tidak boleh berbangga hati. Karena persoalan sampah itu selalu ada karena merupakan persoalan setiap hari.

Oleh karena itu, menurutnya, peningkatan kesejahteraan para petugas kebersihan kemudian peningkatan sarana prasarana alat peralatan perlu ditunjang pemerintah kota.

Salah satu kebijakan yang menjadi apresiasi juga dari seluruh Indonesia bahkan dari pemerintah pusat yakni terkait dengan kebijakan perwali nomor 18 tahun 2016 yang berlaku 1 Juni 2016, yaitu larangan penggunaan kantong plastik di minimarket dan retail-retail modern. Ini pertama kali di Indonesia, bahkan inovasi ini mendapatkan apresiasi juga dari banyak kota.

“Hari ini Banjarmasin tidak sendiri melarang penggunaan kantong plastik. Ada 11 kota di Indonesia yang kemudian mengikuti langkah kota Banjarmasin yaitu mengurangi sampah dan sumber plastik,” terang Walikota yang menjadikan Kota Banjarmasin ini Kota pertama di di Asia Pasifik yang melarang penggunaan Kantong Plastik.

Tetapi sekali lagi tambahnya, persoalan sampah adalah persoalan perilaku. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi yang terus-menerus untuk mengurangi timbunan sampah.

Kota Banjarmasin ini, kata Ibnu menjadi referensi bagi Indonesia untuk kebijakan strategis pembuangan sampah di Indonesia. Hal itu mendapat apresiasi dari kementerian LHK.

“Jadi sebetulnya Banjarmasin Ini harus kita sadari sebagai sebuah kota yang banyak memberikan inovasi terkait dengan pengurangan sampah bagi kota-kota lain di Indonesia,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis
PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
KOMITMEN LKBH ULM Sebagai Rumah Keadilan bagi Masyarakat dan Aktif Penyuluhan – Pendidikan
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:19

PEMKO BANJARMASIN Dukung Layanan Devisa Bank Kalsel untuk UMKM dan Ekspor-Impor

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

PT Bangun Banua Kalsel Apresiasi Tranformasi Bank Kalsel Menjadi Bank Devisa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14

RESMI LAUNCHING, Gubenur Muhidin Ajak Masyarakat Transaksi Devisa di Bank Kalsel

Senin, 22 Juni 2026 - 19:12

BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:09

OJK Ingatkan Status Bank Devisa Jadi Tantangan Penguatan Manajemen Risiko

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca