CAP GO MEH 2026: Simbol Harmoni dan Keberagaman Singkawang

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Festival Cap Go Meh di Kota Makassar, Sabtu (28/2/2028). (Antara/Maisyarah Djamade)

Suasana Festival Cap Go Meh di Kota Makassar, Sabtu (28/2/2028). (Antara/Maisyarah Djamade)

SuarIndonesia — Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menyatakan Festival Cap Go Meh 2026 yang akan digelar pada 3 Maret mendatang menjadi simbol keharmonisan dan keberagaman masyarakat di daerah itu.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Singkawang, Minggu (1/3/2026), mengatakan Festival Cap Go Meh bukan sekadar agenda tahunan, melainkan warisan budaya yang tumbuh dari tradisi dan keberagaman etnis serta agama di Kota Singkawang.

“Festival Cap Go Meh ini bukan sekedar agenda tahunan, namun budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Singkawang. Tradisi ini lahir dan tumbuh dalam keberagaman, sekaligus menjadi simbol keharmonisan antarumat beragama dan etnis,” ujarnya.

Menurut dia, melalui perayaan tersebut dunia dapat melihat bagaimana masyarakat Singkawang hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, serta saling mendukung dalam kehidupan sosial.

Ia menyebutkan, perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini memiliki makna istimewa karena berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadhan. Momentum tersebut dinilai menjadi wujud nyata toleransi yang telah lama terbangun di kota itu.

Pemerintah Kota Singkawang bersama panitia Imlek dan Cap Go Meh serta panitia Ramadhan Fair, kata dia, berkolaborasi mendekorasi kota dan menyiapkan rangkaian kegiatan agar kedua momentum keagamaan tersebut dapat berjalan berdampingan secara harmonis.

Terlebih lagi, pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan juga dapat dilaksanakan bertepatan dengan malam Tahun Baru Imlek di Kota Singkawang.

“Inilah momentum istimewa untuk kita menunjukkan kepada dunia bahwa damai itu indah, mengagumkan, dan membahagiakan,” ujarnya.

Terkait pengamanan, ia mengatakan Pemkot Singkawang bersama TNI dan Polri tengah melakukan persiapan terpadu guna memastikan pelaksanaan Festival Cap Go Meh pada 3 Maret 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Selain aspek keamanan, pemerintah daerah juga memperkuat promosi agar gaung Festival Cap Go Meh semakin luas dan mampu menjangkau wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ia berharap Festival Cap Go Meh dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan wisatawan serta menjadi simbol kebanggaan Kota Singkawang di tingkat nasional maupun internasional.

79 kelompok semarakkan Pawai Lampion

Sebanyak 79 kelompok akan menyemarakkan Pawai Lampion di Kota Singkawang, Minggu, sebagai rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun 2026 ini.

Baca Juga :   MBG Ditolak karena Telat Datang
Pelepasan peserta memeriahkan pawai lampion dalam rangka peringatan Festival Mooncake 2025 di sepanjang Jalan Teuku Umar hingga Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (4/10/2025). (Dok Antara/Ogen)

Ketua Pelaksana Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang Bun Cin Thong di Singkawang, Minggu mengatakan puluhan kelompok tersebut terdiri atas unsur organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD/BUMN, pelajar, mahasiswa hingga berbagai komunitas masyarakat.

“Total sementara ada 79 kelompok yang akan ikut memeriahkan Pawai Lampion. Biasanya menjelang pelaksanaan jumlahnya masih bisa bertambah karena peserta tidak kami batasi,” katanya.

Dimeriahkan 727 Tatung

Sementaraitu, dilansir dari AntaraNews, Ketua Pelaksana Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang Bun Cin Thong mengatakan 727 tatung dipastikan ambil bagian dalam memeriahkan Festival Cap Go Meh Kota Singkawang, Kalimantan Barat pada Selasa (3/3).

Atraksi tatung pada Festival Cap Go Meh 2025 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. (Dok Antara/Narwati)

“Jumlah peserta tatung tahun ini sebanyak 727 orang, meliputi tatung dengan tandu 523 peserta, tanpa tandu 108 peserta, miniatur 75 peserta, jelangkung 15 peserta, naga tiga peserta, barongsai dua peserta dan satu rombongan jalan kaki,” katanya di Singkawang, Minggu.

Ia menyebutkan tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi yang telah menjadi identitas Kota Singkawang tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Singkawang Mokhllis mengatakan pihaknya telah menyebarkan 736 undangan kepada para pejabat dan tokoh nasional untuk menghadiri festival yang telah dikenal luas di tingkat nasional tersebut.

“Dari jumlah undangan yang kami kirimkan, sebanyak 102 undangan sudah mengonfirmasi kehadiran,” ujarnya.

Sejumlah pejabat yang diundang, antara lain Ketua MPR RI Ketua DPD RI, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Wakil Menteri Ekonomi Kreatif. Selain itu, Gubernur Kalimantan Barat, Gubernur Maluku Utara, perwakilan BPK RI, serta Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI. (*/ut)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PELESTARIAN Naskah Kuno Warisan Budaya Banua
SEPANJANG 2026 Karhutla Kalbar Terluas di Indonesia
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
MESIWAH PARE GUMBOH sebagai Warisan Budaya Dayak Deah
BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara
LOMBA BAGASING jadi Agenda Tahunan Lestarikan Warisan Budaya
HY, 15 Tahun Tilap Uang Pelanggan Rp 5 M
“SENTUHAN PANTUN” Sultan Haji Pangeran Khairul Saleh Tentang Suku Banjar, Dayak dan Lainnya

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Senin, 27 Juli 2026 - 15:50

GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:38

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:15

POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10

PARKIR LIAR di Titik Rawan Kemacetan Ditertibkan

Berita Terbaru

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di podium China Open 2026, di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Minggu (26/7/2026). (Foto: @badminton.ina)

Internasional

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Jul 2026 - 23:31

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca