SuarIndonesia –Bupati HSU Non Aktif, H Abdul Wahid dihadirkan secara Offline pada persidangan di PN Tipikot Banjarmasin , ini diusulkan JPU dari KPK.
Salah seorang JPU KPK yang menangani perkara OTT pada Dinas PUPRP (Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan) Kabuoaten. HSU (Hulu Sungai Utara) dengan terdakwa mantan Plt Kepala Dinas akan berusaha menghadirkan saksi kunci, Abdul Wahid, secara offline.
Kalau dalam perkara dua terdakwa Direktuir CV Hanamas Marhain dan terdakwa Direktur CV Kalpataru H Fachriadi, sksikunxci Abdul Wahid hanya dihadirkan secara online, maka pada sidang terdakwa Maliki akan diusahakan menghadirkan saksi kunci tersebut secara offline.
“Kami akan berusaha menghadirkan secara offline pada sidang mendatang untuk saksi kunci Abdul Wahid,‘’ ujar salah seorang JPU KPK Tito Zailani menjawab pertanyaan awak media usai menyidang terdakwa Maliki, Rabu (23/2/2022).
Dikatakan, pada saat ini tim penyidik KPK masih terrus memeriksa tersangka Abdul Wahid, mungkin di bulan depan sudah masuk tahap dua dengan menyerahkan berkas perkara kepada JPU.
Kemudian dilanjutkan penyerahan beras ke pengadilan.
Tetapi Tito tidak dapat memastikan apakah yang bersangkutan sidang di Banjarmain atau di Jakarta.
Seperti diketahui, tersangka dengan beberapa terdakwa lainnya terjaring OTT yang dilakukan KPK di Amutai beberapa bulan lalu dengan menyita uang miliaran rupiah.
Sementara penasihat hukum terdakwa Maliki, Mahyudin yang biasa di panggil Martin, juga menghendaki kehadiran saksi kunci secara offline. (HD)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















