SuarIndonesia – Marjuki alias Omen (31) ditemukan gantung diri di dalam rumahnya, Sabtu (6/7/2024), sekitar pukul 08.00 WITA dan sebelum itu meninggalkan surat wasiat.
Korban warga Jalan Pekapuran Raya Gang Keluarga RT 23 Banjarmasin Timur, ditemukan tergantung menggunakan seutas tali tambang.
Dan tali terikat pada sebuah kayu di bagian atas bedakan (rumah sewan( yang ditinggalinya. Dimana korban diketahui pertama kali oleh Ihak, paman korban.
Karena merasa curiga keponakannya ini tak ada kelihatan di luar, langsung mendatangi korban yang tinggal sendirian di rumah bedakan itu, dan ketika melihat kejadian ini hingga melaporkan kepada warga sekitar serta kekantor Mapolsekta Banjarmasin Timur.
Sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Timur, bersama tim Inafis Polresta Banjarmasin, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP), dan pihak keluarga tidak dibawa ke Runah Sakit, karena pihak keluarga sudah merelakan kematian korban.
Menurut Ihak, korban sudah sekitar dua hari tak terlihat sehingga dirinya pun ingin mencari tahu keberadaannya di bedakan yang ditinggalinya.
“Saya mendatangi bedakan korban, dan ternyata pintu depan tidak dalam keadaan terkunci, kemudian membuka pintu dan terkejut saya melihat badan korban sudah dalam keadaan tergantung,” ucapnya.
Rencananya jasad, yang sudah diturunkan akan langsung dimakamkan di daerah Pematang Gambut. Dari lokasi, terlihat pada bagian wajah sudah membiru bahkan diperkirakan sudah mulai membusuk, karena mengeluarkan bau menyengat.
Selain itu di sekitar petugas kepolisian serta relawan Rescue.gabungan menemukan surat yang diduga ditulis oleh almarhum, dalam surat tersebut intinya berisi tentang permohonan maaf apabila ada salah. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















