BPJS Buat Kebijakan Baru Bisa Cover Pasien Covid-19

- Penulis

Jumat, 17 April 2020 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Banjarmasin menyampaikan kebijakan baru terkait dengan penanganan Covid-19 atau Virus Corono. Hal itu disampaikan dalam forum kemitraan BPJS yang juga dihadiri Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, beberapa SKPD, dan seluruh pimpinan Rumah Sakit se-Kota Banjarmasin, pada Kamis (16/4).

“Tadi kami melaksanakan forum kemitraan BPJS kota Banjarmasin. Dari bu dokter Tutus Novita Dewi selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin menyampaikan beberapa kebijakan baru terkait dengan penanganan Covid-19 atau Virus Corona,” ucap H Ibnu Sina.

Adapun kebijakan itu, yakni pasien yang dirawat di rumah sakit yang mereka ini adalah peserta BPJS, maka mereka akan dicover oleh anggaran BPJS. Untuk para penderita atau pun juga suspek Covid-19.

“Itulah secara teknis dijelaskan oleh beliau. Dan juga kami meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin untuk universal health coverage (UHC) kita memaksimalkan di atas sampai 80 persen,” tuturnya.

Sehingga ini adalah bagian untuk mengatasi bagian dari Virus Corona, yaitu pada aspek dampak kesehatan, dampak ekonomi, dampak sosial dan dampak keamanan.

“Kami berharap ini adalah upaya kita untuk memperkuat jaring pengamana sosial, karena jaring pengaman sosial itu sangat penting. Itu social safety net dampak bagi warga kota Banjarmasin dengan kategori pra sejahtera atau warga miskin,” harapnya.

Baca Juga :   PLN Palangka Raya Digeruduk Massa

Ibnu menyebutkan, hingga saat ini sudah tercover sebanyak 41 ribu bantuan sosial yang diturunkan melalui jaringan pengaman sosial. Baik itu rasko, raskin, BLT, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Sejahtera. “Dalam pekan-peka ini akan segera diturunkan,” bebernya.

Bahkan Pemko Banjarmasin sudah mempersiapkan kemungkinan dengan mengasumsikan ada 20 ribu keluarga dari kategori sejahtera menjadi pra sejahtera. Mengapa? Karena menurut Ibnu hal ini dikarenakan dampak dari pandemi Covid-19.

“Seperti, ada yang pemutusan hubungan kerja (PHK), karyawan dirumahkan, usaha-usahanya terdampak, dan sebagainya karena dampak dari Covid-19,” tukasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
PERKUAT SINERGITAS Antarlembaga, Kajati Kalsel Kunjungi Ketua PT Banjarmasin

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:47

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Berita Terbaru

Ekonomi

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca