SuarIndonesia.com – BPBD Kalsel mengupayakan ulama di Banua terlibat dalam sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kami ingin, setiap ceramah atau khotbah Jumat disisipkan materi tentang bahaya dan dampak membakar lahan dan hutan,” kata Plh. Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, Selasa (30/5/2023).
Pekan ini pihaknya akan komunikasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel untuk menyampaikan keterlibatan ulama di Banua dalam penanganan Kathutla.
“Untuk penyampaiannya, nanti mereka para ulama yang mengemas biar lebih mengena ke masyarakat,” imbuhnya. Seandainya pihak MUI Kalsel ada ide atau pandangan lain dalam penanganan Karhutla pihaknya siap berkolaborasi.
Menurutnya, jika ulama dilibatkan dalam sosialisasi dampak dari membakar hutan dan lahan, maka sangat efektif.
Dengan dilibatkannya para ulama, diharapkan pembakar lahan bisa berkurang dan bahkan tidak ada lagi.
“Para ulama ini lebih sering bersentuhan langsung dengan masyarakat dan penyampaiannya lebih humanis,” tuturnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















