BPBD Balangan Lindungi Masyarakat Terdampak Banjir dengan Bapangku Bamitra

- Penulis

Minggu, 20 April 2025 - 13:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Inovasi Bapangku Bamitra BPBD Balangan. - Foto: Mc.Balangan

Tim Inovasi Bapangku Bamitra BPBD Balangan. - Foto: Mc.Balangan

Suarindonesia – Kabupaten Balangan merupakan Kabupaten di Kalimantan Selatan yang rentan terhadap bencana yaitu banjir, berdasarkan data BPBD Kabupaten Balangan yang ada pada 2022, lima Kecamatan di Kabupaten Balangan mengalami bencana banjir, di antaranya Kecamatan Halong, Juai, Lampihong, Paringin dan Paringin Selatan, dengan kerugian 1.025 rumah terdampak, 1.019 Kepala Keluarga dan 2618 jiwa yang terdampak bencana.

Akibat banjir yang terjadi pada daerah aliran sungai di Kecamatan Halong, Kecamatan Tebing Tinggi, Kecamatan Awayan, Kecamatan Batu Mandi, Kecamatan Paringin Selatan, Kecamatan Paringin dan Kecamatan Lampihong menimbulkan kerugian dan kerusakan pada sektor infrastruktur terutama jalan, jembatan, rumah warga serta terjadi longsor. Dampak lain yang ditimbulkan berupa rusaknya lahan perkebunan dan pertanian serta sarana prasarana umum lainnya.

Untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat banjir tersebut, maka BPBD Kabupaten Balangan membangun sebuah inovasi yaitu BAPANGKU BAMITRA yakni Pembangunan Rumah Panggung Evaluasi Bencana Berbasis Kemitraan.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi, Sabtu (19/4/2025) mengungkapkan, rumah panggung evakuasi bencana adalah jenis bangunan darurat yang dirancang khusus untuk memberikan perlindungan dan tempat evakuasi sementara bagi korban bencana atau orang-orang yang terancam oleh bencana alam, seperti banjir, puting beliung dan tanah longsor.

Ia menjelaskan karakteristik utama dari rumah panggung evakuasi bencana adalah strukturnya yang terbuat dari bahan yang kuat dan tahan terhadap guncangan atau air, serta dapat dipasang dengan cepat. Biasanya, rumah panggung evakuasi ini memiliki fondasi yang kokoh yang ditempatkan di atas tiang, sehingga dapat menghindari kontak langsung dengan permukaan tanah yang basah atau rawan banjir.

“Rumah panggung evakuasi bencana juga dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti tempat tidur, toilet, dapur sederhana, dan tempat penampungan air, untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi saat terjadi bencana. Selain itu, ada juga penyediaan sumber daya seperti listrik cadangan, sumur atau pompa air, dan komunikasi darurat untuk memberikan bantuan dan layanan yang diperlukan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, tujuan dari rumah panggung evakuasi bencana adalah memberikan tempat yang aman dan nyaman bagi para korban bencana khususnya bagi masyarakat rentan seperti manula, ibu hamil dan menyusui dan disabilitas sehingga mereka dapat menghindari bahaya lebih lanjut dan mendapatkan perawatan serta bantuan yang diperlukan selama situasi darurat.

Baca Juga :   BANK VICTORIA Jakarta Kunjungi Bank Kalsel, Perkuat Kerja Sama dan Pengembangan Bisnis

“Rumah panggung evakuasi ini biasanya didirikan di lokasi yang strategis dan mudah diakses oleh tim penyelamat atau petugas bantuan kemanusiaan,” katanya.

Adapun tujuan dari inovasi pembangunan rumah panggung evakuasi bencana berbasis kemitraan sebagai solusi efektif penanganan bencana banjir di Kabupaten Balangan.

Diantaranya yaitu untuk meningkatkan keselamatan masyarakat Kabupaten Balangan saat terjadi bencana banjir dengan menyediakan tempat evakuasi yang aman dan tahan terhadap banjir.

Menyediakan tempat yang memadai untuk evakuasi penduduk kelompok rentan saat terjadi bencana banjir, sehingga mereka dapat terlindungi dan mendapatkan perlindungan yang layak.

“Kemudian mengurangi kerusakan fisik pada bangunan dan infrastruktur di Kabupaten Balangan akibat bencana banjir dengan menyediakan rumah panggung yang dapat terangkat dari permukaan banjir,”imbuhnya.

Lalu menyediakan fasilitas dan pelayanan dasar di dalam rumah panggung evakuasi bencana, seperti tempat tidur, dapur, toilet, air bersih, dan penerangan, untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk selama masa evakuasi.

Mengurangi risiko terkena penyakit, kekurangan pangan, dan kekurangan air bersih saat terjadi banjir dengan menyediakan fasilitas dan peralatan yang memadai dalam rumah panggung evakuasi bencana.

Serta menyediakan tempat pertemuan dan koordinasi bagi tim penanganan bencana, relawan, dan masyarakat setempat untuk bekerja sama dalam penanganan bencana banjir.

Mengadakan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat mengenai penanganan bencana banjir, evakuasi, dan penggunaan fasilitas dalam rumah panggung evakuasi bencana guna meningkatkan kesiapan dan pemahaman masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Dengan adanya inovasi ini pembangunan rumah panggung evakuasi bencana di Kabupaten Balangan dapat memberikan manfaat nyata dalam penanganan bencana banjir dan melindungi serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang terdampak,”tambahnya.(ADV/RJ)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PAMOR Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Rp64,45 Triliun
GERMAS Ceria 2026 di HST Perkuat Generasi Muda Sehat dan Berkarakter
MENAG Nasaruddin Umar Ajak Masyarakat Kalsel jaga Persatuan dan Alam
DIAJAK Wagubn Kalsel Perkuat Persatuan pada Tabligh Akbar di Sabilal Muhtadin
RATUSAN Kontingen Pramuka Kalsel Siap Harumkan Banua di Jambore Nasional XII
DIPERKUAT Bangun Banua Transparansi Lewat Dialog Terbuka Bersama Insan Pers
DIPIMPIN Sekdaprov Kalsel Visitasi Kepemimpinan Nasional ke Jawa Timur
TPID Kalsel Optimistis Pengendalian Inflasi Mulai Membuahkan Hasil

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca