SuarIndonesia – Konsulat Jenderal (Konjen) India, Neeharika Singh, Senin (17/7/203), menggelar pertemuan dengan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar di ruang rapat Sekretaris Daerah, Perkantoran Pemprov Kalsel.
Roy Rizali Anwar menyampaikan saat ini India merupakan salah satu produsen kendaraan listrik terbesar di dunia.
Dengan begitu, Kalimantan Selatan dapat menjadi penyedia baterai, sementara India menyediakan teknologi kendaraan yang diperlukan.
“Nantinya kerjasama dalam bidang baterai ini akan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak,” harapnya.
Selain itu, perlu dicatat bahwa India juga terkenal dengan kemajuan teknologi informasi seperti Silicon Valley yang berada di Amerika, dalam konteks ini, dengan rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).
“Kami memiliki rencana untuk membangun pusat database nasional di Kalimantan Selatan, langkah ini akan memastikan keamanan dan keberlanjutan data yang penting bagi negara,” terang Roy.
Sementara itu, Neeharika Singh, Konjen India, sangat mengapresiasi ide tersebut.
Selain kontribusinya dalam bidang pendidikan di Indonesia, India juga dikenal sebagai pusat pendidikan yang menarik pelajar internasional dari seluruh dunia.
Sistem pendidikan yang kuat di India, didukung keragaman budaya, sejarah yang dinamis, dan keunggulan teknologi, memberikan berbagai pilihan bagi para siswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan mereka.
“Indian Council for Cultural Relations (ICCR) menyediakan beasiswa penuh bagi mahasiswa Indonesia setiap tahun, termasuk biaya kuliah, tunjangan hidup, serta akomodasi di asrama atau rumah sewa,” ujarnya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















