BERSEPUPU PEMBUNUH Ditangkap, Motifnya Uang dan Ucapan ‘Bawa Saja ke Polsek’

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 01:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pembunuh, M Ridho Saputra alias Edo (24) dan M Rizky Alhusaini alias Iki (26), ditangkap secara terpisah serta waktu berbeda. (SuarIndonesia/DO)

Dua pembunuh, M Ridho Saputra alias Edo (24) dan M Rizky Alhusaini alias Iki (26), ditangkap secara terpisah serta waktu berbeda. (SuarIndonesia/DO)

SuarIndonesia – Dua pembunuh, M Ridho Saputra alias Edo (24) dan M Rizky Alhusaini alias Iki (26), ditangkap secara terpisah serta waktu berbeda.

Edo dan Iki adalah bersepupu (hubungan kekerabatan antara anak dari saudara kandung orang tua).

Mereka melakukan pengeroyokan terhadap korban Akhmad Mulyadi (31), warga Jalan Bina Karya Simpang Jagung RT 65 RW 04 Banjarmasin Barat, hingga luka serius dan meninggal dunia saat dalam penanganan medis di rumah sakit.Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Pujie Firmansyah SIk melalui Kanit Reskrim, Ipda Ma’zun Koso, saat dikonfirmasi Sabtu (12/4/2025), membenarkan telah mengamankan dua tersangka dan dikenakan pasal 170 Ayat (2) Ke-3 KUHP.

Dimana pertama kali ditangkap tersangka Edo warga Jalan IR. PHM Noor Gang Sedayu Ujung RT. 53 RW. 03 Banjarmasin Barat, setelah kejadian, pada Rabu (9/4/2025) malam di Jalan IR. PHM Noor Gang Baru RT.42 Banjarmasin Barat.

Sedangkan tersangka Iki, warga Jalan IR. PHM Noor Gang Baru RT 42 Banjarmasin Barat, diamankan saat mau menyerahkan diri.

Ia disuruh mendatangi ke Polsek Berangas, pada Kamis (10/4/2025) dan kemudian dijemput .

Peristiwa berdarah ini  berawal  ada kesalah pahaman antara tersangka Edo dengan korban sehingga terjadi perkelahian.

Pada saat perkelahian tersebut tersangka Iki tiba-tiba datang dan membantu keluarganya si Edo, sembari membawa senjata tajam (sajam).

Iki langsung menikam korban dengan senjata tajam, sedangkan tersangka Edo juga memukul korban menggunakan tangan kosong.

Setelah melihat korban tak berdaya, Iki langsung meninggalkan TKP (Tempat Kejadian Perkara), sedangkan  Edo masih berada di TKP hingga digiring ke Mapolsek Banjarmasin Barat.

Kumudian tim gabungan dari Opsnal Polsek Banjarmasin Barat di back up Tim Macan Resta Polresta Banjarmasin, langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka Iki yang kabur ke Daerah Anjir.Ditengah perjalanan mendapatkan kabar bahwa tersangka Iki hendak menyerahkan diri,  dan anggota menunggu tersangka Iki di Polsek Berangas.

Baca Juga :   KOMBES CUNCUN MInta Maaf-Pamit, Riza Nahkodai Polresta Banjarmasin

Kehilangan Uang

Dari pengakuan tersangka Edo, waktu itu orang tuanya kehilangan uang, lalu menghubungi sepupu yaitu tersangka Iki, untuk ke rumah sambil menanyakan soal uang yang hilang tersebut.

“Namun Iki yang sering main ke tempat saya tak ada melihat soal uang tersebut.

Lalu korban sempat mengeluarkan ucapan seperti ejekan yaitu menyebutkan bahwa ini pelakunya bawa saja ke Polsek,” ucap tersangka Edo.

Mendengar itu lantas Edo membawa korban keluar dari rumah sambil bertanya apa maksud ucapan tadi.

Setelah itu Edo masuk ke dalam rumah, dan kemudian keluar lagi nenemui korban.

“Korban mengejek lagi sambil berkata bawa saja ke Polsek. Karena saya dalam keadaan mabuk ;amyas saya pukul  hingga bergumul dengan korban” ucap Edo.

Melihat itu, tersangka Iki  langsung mengeluarkan sajam dan menusukannya ke tubuh korban.”Saya pun  terkejut setelah kejadian,” kata Edo lagi.

Sedang tersangka Iki mengaku, bahwa saat itu dirinya ingin membela keluarga yang sedang berkelahi.

“Takutnya korban mengeluarkan sajam, lalu saya  saya serang terlebih dulu.

Melihat korban tak berdaya, saya langsung pulang ke rumah mertua  di Anjir, saat di atas jembatan Barito, sajamnya saya buang,” ucap Iki. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun
GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”
PROYEK Strategis Daerah Anggaran Infrastruktur 2027 Dibahas DPRD Kalsel dan Dinas PUPR
WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru
AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05