BERPELUANG Shin Tae-yong Latih Timnas Indonesia

- Penulis

Rabu, 13 November 2019 - 21:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Shin Tae-yong ketika memimpin skuat Korea Selatan di Piala Dunia 2018. (Benjamin CREMEL / AFP)

SuarIndonesia – Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, disebut membuka peluang melatih Timnas Indonesia sebagai pengganti Simon McMenemy.

Dilaporkan Sportal Korea, Tae-yong diminati oleh klub asal Jepang dan China. Namun pelatih Korsel di Piala Dunia 2018 itu bersedia mendengarkan tawaran dari Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI).

Tae-yong diundang oleh Ketua PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule untuk menyaksikan laga Skuat Garuda melawan Malaysia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2020, 19 November mendatang. Selain Tae-yong, Iwan juga mengundang Luis Milla.

Sosok Milla tak asing bagi pencinta sepak bola Indonesia karena pernah menukangi Timnas Indonesia dan Timnas Indonesia U-23. Prestasi terbaik juru racik formasi asal Spanyol itu adalah membawa tim Garuda Muda melangkah hingga 16 besar cabang sepak bola Asian Games 2018.

Selain diundang menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia, Tae-yong dan Milla akan menjalani tes kelayakan. Kedua pelatih kelas dunia itu akan memaparkan program kepelatihan di hadapan PSSI.

Baca Juga :   KAPOLRI Terpukau dengar Dongeng si Bocah asal Kalsel, Polda Juga Raih Penghargaan Juara II Nasional Lomba SPPG

Tae-yong dan Milla merupakan kandidat terkuat pengganti Simon McMenemy. Pelatih asal Skotlandia itu dipecat oleh PSSI setelah beragam hasil buruk yang diraih oleh Timnas Indonesia.

Keputusan untuk memecat Simon diambil saat rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, 5 November lalu.

Pelatih yang berhasil mengantarkan Bhayangkara FC juara di Liga 1 2017 itu terdepak dari kursi pelatih karena hasil buruk Timnas Indonesia di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dari empat laga yang dilakoni, skuat asuhan Simon selalu menelan kekalahan.

Pemutusan kontrak itu membuat PSSI harus membayar kompensasi Rp3,9 miliar. Hal ini dikarenakan Simon masih punya kontrak hingga Desember 2020. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG
KALIMANTAN 10 Besar ISPU Tertinggi, Kotim di Posisi Teratas
KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca