SuarIndonesia — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia menilai Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memiliki kinerja terbaik dalam penyelenggaraan pembangunan jalan sehingga kemudian memberikan penghargaan.
“Penghargaan ini menjadi bukti atas kerja keras Pemprov Kalteng dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di seluruh wilayah,” tegas Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Leonard S Ampung dihubungi dari Palangka Raya, Selasa (2/12/2025).
Penghargaan yang diterima Pemprov Kalteng ini adalah Sutami Awards 2025 yang diselenggarakan Kementerian PU untuk kategori pemerintah daerah provinsi dengan Kinerja Terbaik dalam Penyelenggaraan Jalan.
Leonard menerima penghargaan ini di Auditorium Kementerian PU, Raden Patah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.
Sutami Award merupakan penghargaan bergengsi yang menilai berbagai aspek penyelenggaraan jalan, termasuk perencanaan, penganggaran, kualitas pembangunan, pemeliharaan, manajemen aset, serta inovasi teknologi.
Kalteng berhasil menempati posisi teratas berkat efektivitas program pembangunan jalan, kualitas konstruksi yang sesuai standar, dan komitmen terhadap pemeliharaan berkelanjutan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PU RI atas penghargaan ini,” tutur Leonard dilansir dari AntaraNews.
Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan jalan, yang menjadi tulang punggung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Tercatat hingga tahun 2025, tingkat kemantapan jalan provinsi mencapai 87 persen, dengan total panjang jalan di seluruh wilayah Kalteng mencapai 17.931,4 km.
Kondisi jalan tersebut terdiri dari 82,30 persen jalan nasional mantap dari panjang 2.094,29 km, 87,33 persen jalan provinsi mantap dari 1.275,60 km, serta 38,44 persen jalan kabupaten/kota mantap dari total 14.565,03 km.
Hal ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai persoalan jalan yang menjadi perhatian publik.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan sebagai prioritas karena berpengaruh langsung terhadap konektivitas wilayah, distribusi logistik, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















