Berantas Narkoba, Institusi di Kalsel Masih Mengemukakan Egoisme

- Penulis

Rabu, 19 Desember 2018 - 22:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pemberantasan narkoba, sepertinya dari institusi penegak hukum di Kalimantan Selatan (Kalsel) masih mengemukan egoisme, hingga dari segi penindakan memang berhasil, tapi pencegahannya gagal.

Dari itu terkesan kurang harmonis dalam pemberantasan narkoba.

“Saya menilai seperti berjalan sendiri. Tak hanya yang terkait penanagan narkoba, tapi juga termasuk, kriminal khusus dan kriminal umum dan lainnya yang berbau hukum,’’ kata Ketua Tim Komisi III DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa, kepada awak media disela pertemuan dengan jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) dan instansi terkait di Aula Matilda Batlayeri Mapolda Kalsel, Rabu (19/12).

Rombongan Komisi III DPR RI membidangi lingkup tugas bidang hukum dan HAM ini, dalam kaitan Reses Persidangan II Tahun Sidang 2018 – 2019 di Kalsel.

Saat itu dihadiri pula Kajati Kalsel, Ade Eddy Adhyaksa, Kepala BNN Provinsi Kalsel, Brigjen Pol Nixon Manurung, Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin Yohannes dan Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Ferdinand Siagian.

Pada bagian lain dikatakan, gagalnya pencegahan itu, dibuktikan dnegan banyaknya penghuni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau rumah tahanan sebanyak, yang dari data katanya ada 70 persen terjerat kasus narkoba.

“Segi pemberantasan cukup berhasil dengan banyak para pengedar dan bandar hingga pemakai yang diciduk aparat penegak hukum.

Terdata, ada 2.360 kasus narkoba sepanjang tahun 2018 yang diusut Polda Kalsel.

Baca Juga :   KORUPSI PAJAK, Mantan Kades Batalas Dihukum Penjara 4 Tahun dan 6 Bulan

Untuk itu seluruh elemen yang ada di Kalsel harus serius,’’ tambahnya.

Sisi lain disebut, memang di mana-mana Lapas selalu mengalami melebihi kapasitas.

Ini semua harus duduk bersama upaya pencegahan, rehabilitas dan penegakan hukum.

Dalam kasus narkoba, rehabilitasi menjadi bagian paling utama.

Semua institusi harus dilibatkan, termasuk pengadilan harus memahami bentul persoalan yang dihadapi kini.

Terutama, kondisi lapas yang sudah melebih dari kapasitas yang ada saat ini,’’ tegas Desmond.

 

Sementara Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani mengemukakan kalau selama ini dalam penegakan hukum tidak pernah ada kendala. Terbukti, tidak ada lagi bolak-balik perkara yang selama ini dikeluhkan insitusi penegak hukum.

“Masalah narkoba yang trennya naik itu tanggungjawab bersama,’’ ujar kapolda.

“Ini semua menjadi catatan penting bagi kami sebagai pihak pembuat anggaran dan Undang-undang, tentunya wilayah ini harus kami perhatikan,’’ sela Desmond lagi.

Dan hal senada juga diungkapkan anggota DPR RI lainnya yakni Bambang Heri Purnama, dengan kondisi yang tiap tahun di Kalsel tak ada perubahan yang maksudnya Lapas banyak dihuni pemain narkoba, akan menjadi perhatian pihaknya kedepan. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca