SuarIndonesia – Kekejaman pelaku Maulani (34), warga Kabupaten Tanah Bumbu untuk menghabisi kakak korban tergolong rapi, usai menusul korban sebanyal 38 mata luka.
Pria dengan menggenakan kaca mata ini membersihkan darah yang ada di rumah korban, lalu membungkus jasad korban dengan kasur dan menyimpannya di kamar depan.
Bahkan setelah salat Maghrib, suami korban datang dan menanyakan keberadaan istrinya dan dijawab oleh pelaku korban sedang keluar.
“Saat itu suami korban mencoba menghubungi istrinya, namun handphonenya tidak aktif,” kata Kasat Reskris Polresta Banjarmasin, Kompol Thomas Afrian.,
Mengetahui keberadaan sang isteri tidak ada,terlebih lagi handponenya tidak bisa d hubungi membuat suami korban pun nampak kebingunan
“Lalu pelaku memberi tahu ke kakaknya, kalau korban mengalami kecelakaan di kawasan Jalan A Yani Km 6.
Lantas kakaknya pun langsung ke lokasi tersebut, namun juga tidak menemukan keberadaan istrinya,” jelasnya.
Untuk melancarkan aksinya untuk membuang jenazah, kembali pelaku memberi tahu kakaknya, kalau korban sudah berada di RS Idaman Banjarbaru.
Lalu ia pun kembali mengecek kesana, namun juga tidak menemukan istrinya.
Ini dilakukan pelaku untuk mengalihkan atau menjauhkan keberadaan kakaknya agar bisa menjauh dari rumah tersebut.
“Sehingga pelaku mempunyai kesempatan untuk membawa atau mengeluarkan jasad korban dari rumah tersebut,” jelas Thomas.
Merasa aman , pelaku membawa jasad korban keluar dari rumah, sekira pukul 02.00 WITA, dan langsung dengan mobil rentalan.
Jasad korban dibawa ke Kintap, lalu membuangnya di semak-semak, hingga akhirnya jasad korban ditemukan.
Dari hasil pemeriksaan, aksi untuk menghabisi nyawa kakak iparnya ini sudah direncakanan oleh pelaku dari sebelumnya.
“Karena dari BAP sendiri, pelaku sudah mempersiapkan semuanya, jadi tidak semerta-merta terjadi begitu saja,” kata Thomas. (YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















