Suarindonesia – Bank Kalsel Syariah bekerjasama dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sejak tahun 2017 tentang Penyaluran Rumah Subsidi bagi masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan mulai direalisasikan pada pembiayaan FLPP tahun 2018.
Kerjasama dengan REI dan APSI diawali penandatangan MoU Direktur Utama Bank Kalsel H Agus Syabarrudin dengan Ketua DPD REI Kalsel Royzani Sjachril, juga Ketua APSI Kalsel Anton Rohardi, disaksikan Direktur Operasional H Gusti Agus Permana serta Direktur Kepatuhan H IGK Prasetya, juga jajaran pengurus dan anggota masing-masing organsiasi, di Aula Bank Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Jumat (15/02).
Direktur Utama Bank Kalsel H Agus Syabarrudin mengatakan tujuan dilakukan kerjasama ini selain untuk lebih mensinergikan dalam rangka pembiayaan pembelian rumah baik perumahan subsidi (FLPP) yang berbasis syariah.
Karena, Bank Syariah selama tahun 2018 sudah melakukan akad 100 unit rumah, dan diharapkan tahun depan jumlahnya akan meningkat lagi. Keoptimisan itu disebabkan selama ini banyak nasabah Bank Kalsel pun sudah hijrah dari Bank Konvensional ke Syariah.

Agus juga mengucapkan terima kasih dorongan DPD RIE maupun APSI Kalsel. Dengan penandatangan nota kesepahaman, yang diharapkan ke depan agar penyaluran rumah Subsidi bagi MBR dan penyaluran perumahan komersial pada Bank Kalsel bisa bertambah lebih banyak lagi dan tentunya berdasarkan dengan prinsip syariah.
Bahkan Bank Kalsel Syariah termasuk dalam 25 bank yang berkerjasama dalam penyaluran FLPP untuk tahun 2019, papar Agus lagi.
Selain dari perumahan bersubsidi kerjasama ini juga meliputi komersial di mana adaya permintaan dan APSI (Asosiasi Properti Syariah Indosia) untuk bertransaksi pembiayaan jual beli perumahan berdasarkan syariah.
Ketua APSI Kalsel Anton Rahardi mengatakan dipilihnya Bank Kalsel Syariah karena satu-satunya bank yang usahanya sudah mendekati sangat syariah, sehingga APSI yang sudah memiliki 12 anggota dan semuanya pembiayaan dan kerjasama sistem syariah itu sekarang dilakukan MoU dengan Bank Kalsel Syariah.
“Jadi sekarang maupun ke depan kita akan mengembakan perumahan di bawah APSI untuk masyarakat semua berdasarkan syariah,’’ ucap Owner Perumahan di Komplek Rahayu ini.
Sementara Ketua DPD REI Kalimantan Selatan Royzani Sjachril mengatakan momen yang ditunggu karena banyak anggota REI sudah berhijrah di syariah, dan diharapkan KPR Syariah sebagai pioner menyelamggarakan KPR Syariah.
Diakui memang ada 250 anggota DPD REI pada umunya mereka meminta dan mendesak untuk memfasilitasi kerjasama dengan sistem syariah yang diharapkan akan menambah berkah dan berada di jalan yang benar karena sesuai ajaran Islam.
“Kita sekarang banyak sekali para nasabah yang berhijrah ke syariah dan sekarang DPD REI lah harus mengikuti semua keinginan dan tuntutan anggotanya,’’ katanya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















