BANJIR ROB, Hampir Seluruh Wilayah Banjarmasin Terendam Air

- Penulis

Senin, 6 Desember 2021 - 23:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Banjir rob atau kenaikan permukaan air akibat fase pasang tinggi yang terjadi di Kota Banjarmasin tadi malam ternyata berdampak kepada hampir seluruh wilayah di Kuta Banjarmasin.

Hal itu dibeberkan oleh Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Fahruraji saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (6/11/2021).

Menurutnya, lokasi banjir rob yang terjadi tadi malam tersebar di 17 titik yang tersebar di empat kecamatan.

Baca Juga :

TIDAK NYENYAK Tidur, Gegara Genangan

Benar saja, dari pemantauan yang dilakukan pihaknya mulai 19.30 WITA Minggu (5/12/2021) tadi malam, terdata bahwa luapan air sungai merendam wilayah Kecamatan Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Barat, Banjarmasin Tengah dan Sebagian wilayah Banjarmasin Utara.

Di wilayah Banjarmasin Barat, seperti Jalan Jafri Zam-zam, Kelurahan Belitung Selatan. Jalan Pembangunan Ujung, Kelurahan Kuin Cerucuk. Jalan Kuin, Kelurahan Kuin Selatan. Terjadi genangan banjir rob dengan ketinggian air berkisar 30-40 cm.

Ketinggian air yang sama juga terjadi di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Belitung Selatan. Jalan Sutoyo S Gang 20, Kelurahan Teluk Dalam. Jalan Belitung Gang Tunas Baru, Kelurahan Belitung Selatan. Dan Jalan Teluk Tiram, Kelurahan Teluk Tiram. Serta Jalan Rawasari.

Namun, di Jalan Simpang Anem, Kelurahan Belitung Utara, Kecamatan Banjarmasin Barat ketinggian air berkisar 30-50 Cm.

 

 

Dan di Jalan Antasan Kecil Barat (Kampung Arab), Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah juga tergenang banjir rob dengan kisaran ketinggian 20-30 Cm.

Kemudian, di wilayah Banjarmasin Tengah seperti Komplek Citra Sari, Kelurahan Teluk Dalam. Setinggi 30 sampai 40 Cm.

Lalu, di wilayah Banjarmasin Selatan, Jalan 9 Oktober, Kelurahan Pekauman, ketinggian air 30-40 Cm.

Di Jalan Kelayan B, Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan dengan ketinggian air berkisar 20-30 Cm.

Dan wilayah terparah di bagian selatan Banjarmasin ada di Jalan Keramat (Kubah Basirih), Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan, dengan ketinggian air 30-50 Cm.

Lalu di bagian Banjarmasin Utara, banjir rob terjadi di Jalan Pangeran, Kelurahan Pangeran dan Jalan Sungai Jingah, Kelurahan Sungai Jingah dengan ketinggian air 30-40 cm

Sedangkan di Jalan Bigjend Hasan Basri Komplek Kejaksaan dan Komplek Kidaung, Kelurahan Pangeran, Kecamatan Banjarmasin Utara Ketinggian air berkisar 20-30 Cm.

Terakhir di Jalan Sungai Miai, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara mengalami banjir rob setinggi 30-50 Cm.

Baca Juga :

TAK DIKERUK Sungai Guring, Sebagian Warga Sekitarnya Dilanda Banjir

Di samping itu, pihaknya memprediksi bahwa banjir rob yang terjadi tadi malam masih bakal berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Baca Juga :   PELIPATAN Surat Suara di Gudang Logistik KPU Dijaga Ketat Aparat Polresta Banjarmasin

Pasalnya, berdasarkan rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) anomali cuaca terjadi sejak tanggal 3 hingga 9 Desember mendatang.

“Itu, berpengaruh dengan terjadinya banjir rob yang meninggi. Contoh, pada Minggu (5/12/2021) malam, ketinggian pasang air laut 2,3 meter. Senin malam jadi 2,5 meter,” jelasnya.

Meski banjir rob melanda, Fahruraji menegaskan bahwa genangan air tidak berlangsung lama. Hanya berkisar dua hingga tiga jam saja.

“Bila masih terendam artinya ada yang tidak beres dengan saluran pembuangan atau drainase di kawasan itu,” tambahnya.

Disinggung apakah sudah layak untuk dijadikan acuan membangun dapur umum, hingga tempat pengungsian? Terkait hal itu Fahruraji menyatakan belum.

“Berbeda halnya bila banjir terus meningkat. Jadi sangat tergantung seberapa parah kondisi di lapangan,” tekannya.

Di sisi lain, kendati hanya banjir rob, setidaknya ada sejumlah warga yang sudah minta dievakuasi. BPBD Kota Banjarmasin mencatat, yang dievakuasi setidaknya berjumlah tiga orang.

“Yang alamatnya di Jalan Sidomulyo, Jalan Cendrawasih dan di Belitung Darat. Semuanya di Kecamatan Banjarmasin Barat. Tiga orang warga itu minta dievakuasi ke rumah keluarganya,” ungkapnya.

“Jadi, meski belum membangun tempat pengungsian, kalau ada warga yang minta dievakuasi akan langsung kami evakuasi,” tutupnya.

Sementara itu, di sisi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin pun masih menunggu instruksi BPBD dan perkembangan situasi di lapangan untuk melakukan pergerakan.

“Bila naik status jadi darurat bencana, kami akan langsung bergerak. Saat itu nantinya, dapur umum dan tempat pengungsian bakal dibangun. Kemudian, bantuan logistik pun akan disalurkan,” ungkap Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto, Senin (6/12/2021).

“Awal tahun tadi, penyaluran bantuan logistik paling banyak itu ke Kecamatan Banjarmasin Timur. Karena kawasan itu yang paling parah terdampak,” tambahnya.

Lebih jauh, berkaca pada banjir yang melanda di awal tahun tadi, Iwan memastikan bahwa stok logistik yang ada pada pihaknya sangatlah cukup.

“Ada dua gudang logistik yang kita miliki. Yakni di Gang 20 di Jalan Soetoyo S dan di Rumah Singgah di Jalan Gubernur Soebarjo,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP
SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel
PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar
KORBINMAS BAHARKAM POLRI Cek Kendaraan dan Alusista di Polda Kalsel
PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin
DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru
KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik
LAKALANTAS MAUT di Traffic Light Sultan Adam, Renggut Nyawa Seorang Ibu Dibonceng Anaknya

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:38

KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 23:26

JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

Rabu, 22 April 2026 - 22:01

PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Rabu, 22 April 2026 - 21:45

KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Sofia Kamila (13) jemaah haji termuda asal Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca