TIDAK NYENYAK Tidur, Gegara Genangan

- Penulis

Minggu, 5 Desember 2021 - 23:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Air sungai pasang ditambah hujan deras yang mengguyur hingga Minggu (5/12/2021) dini hari, membuat sejumlah permukiman di seluruh kecamatan tergenang.

Alhasil, warga pun menuntut Pemerintah Kota (Pemko) untuk lebih serius dalam menjalankan program normalisasi sungai.

Dari pantauan Awak Media di Jalan Prona 1, Kecamatan Banjarmasin Selatan, hampir seluruh gang yang ada di kawasan padat penduduk itu terendam genangan.

Bahkan, menurut Isah, warga Gang Pirus 1, luapan air sungai terjadi diketahui menerobos masuk ke permukiman warga sekitar menjelang magrib.

“Saya sampai tidak bisa tidur nyeyak. Satu sentimeter lagi, air masuk ke dalam rumah,” ucapnya saat ditemui awak media, Minggu (5/12/2021).

Benar saja, saat ditemui pun Isah tampak sibuk menghalau limpasan air yang hendak menerobos masuk ke ruang tamu rumahnya.

Baca Juga :

GENANGAN LANDA Semua Kecamatan Banjarmasin, Diperkirakan hingga 10 Hari ke Depan

Ia terlihat sibuk membersihkan lantai bekas genangan air yang naik ke teras rumahnya.

Maklum, hingga kemarin (5/12/2021) petang, genangan di kawasan itu masih setinggi lebih dari mata kaki orang dewasa.

“Tolong lah, kepada pemerintah. Kalau bisa, sungai di sana (Sungai Guring) itu dikeruk ya paling tidak 2 sampai tiga meter lah dikeruknya. Biar air genangan seperti ini bisa lekas turun ke sungai,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Firli, warga Gang Pirus 2 di Jalan Prona 1 itu mengaku benar-benar dibuat tidak bisa tidur.

 

 

Ia trauma, kalau-kalau peristiwa banjir yang terjadi di awal Januari kemarin kembali terulang.

“Malam tadi, air sempat naik ke dalam rumah. Soalnya, hujannya lama dan deras sekali,” ungkapnya lelaki 40 tahun itu.

Masih di kawasan Jalan Prona 1, tapi di gang berbeda. Yakni, Gang Indra Jaya 3. Di sini, genangan tampak sedikit lebih tinggi.

Bahkan ketua RT 15, H Bahrani mengaku tak bisa berbuat banyak. Selain menunggu genangan surut sendiri.

Baca Juga :   PASTIKAN LAYAAN Cepat dan Transparan, Kapolresta Banjarmasin Turun Langsung Memantau

“Tapi sampai sekarang, rupanya hanya sedikit saja surutnya,” keluhnya.

Seperti halnya warga lainnya di kawasan itu, Bahrani juga tampak meletakkan sejumlah perabotan rumah lebih tinggi dari pada tempat asalnya. Dan sesuai prediksinya, pada Minggu (5/12/2021) dini hari, air juga sampai masuk ke dalam rumah.

Di sisi lain, sebagai Ketua RT, Bahrani mengaku bingung ingin berbuat apa.

Pasalnya, jauh sebelum banjir melanda Kota Banjarmasin di awal tahun tadi, permintaan pengerukan sungai sudah pernah diajukannya ke pihak Pemko Banjarmasin.

“Tapi sayang, hingga kini sungai di kawasan ini tak pernah dikeruk,” keluhnya.

Bukan tanpa alasan. Bahrani, mengaku bahwa pada lima tahun yang lalu, ia pernah mengalami banjir seperti yang terjadi pada awal tahun tadi.

“Yang saya heran, padahal permintaan pengerukan sungai itu tiap tahun selalu kami ajukan. Dan permintaan itu pun adalah hasil rapat dari seluruh RT di Jalan Prona 1 ini,” imbuhnya.

Bahkan menurutnya, pemerintah malah memilih untuk melakukan peninggian badan jalan dibandingkan mengeruk sungai.

“Jalan terus ditinggikan, sungai tak kunjung dikeruk,” tandasnya

Sementara itu, saat awak media mencoba mengonfirmasi hal terse ke Bidang Sungai di Dinas PUPR Kota Banjarmasin. Namun, Kepala Bidang Sungai, Hizbul Wathony, tak kunjung memberikan tanggapan.

Bahkan, permintaan wawancara yang dilayangkan melalui pesan singkat di aplikasi chatting pun tak kunjung mendapatkan respons. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara
SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:49

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:42

BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan

Berita Terbaru

Kalsel

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:21

Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Batu Merah 1, RT 48 RW 04, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat (23/10/2026) subuh (SuarIndonesia/DO)

Kalsel

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:02

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca