Banjarmasin Hemat Kresek 80 Persen

- Penulis

Jumat, 7 September 2018 - 20:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Hingga awal Tahun 2018, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin mendata telah terjadi penurunan penggunaan kantong plastik atau kresek 40% hingga 80% di toko- toko ritel atau toko modern di Banjarmasin. Hal tersebut akibat diberlakukannya aturan pelarangan penggunaan kantong plastik untuk berbelanja oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Imbas lainnya, melalui Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 18 Tahun 2016 tersebut, pihak toko ritel mengaku telah menghemat biaya penyediaan kantong plastik sekitar Rp500 juta per bulannya.Jika dibandingkan sebelumnya yang mana kantong plastik harus disediakan gratis bagi pelanggan, namun ritek harus merogoh kocek Rp500 juta sebulan.

Banjarmasin adalah ‘Kota Pionir’ yang melarang penggunaan kantong plastik untuk berbelanja sejak ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutananan Tahun 2016 lalu. Aturan di Banjarmasin memang lebih ketat dibanding daerah lain yang hanya menerapkan aturan penggunaan kantong plastik tidak gratis atau berbayar.

Plh. Sekda Kota Banjarmasin Drs. Gazi Ahmadi mengakui permasalahan sampah selalu menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Banjarmasin. Dari 600 ton timbunan sampah harian di Kota Banjarmasin, 15% atau 85 ton  bersumber dari timbunan sampah plastik berbahan dasar latex yang sulit terurai dan tidak ramah lingkungan.

Baca Juga :   GUBERNUR KALSEL Paman Birin, Bikin Heboh dan Sekaligus Haru Pegawai

Menurutnya, dengan adanya aturan pelarangan penggunaan kantong plastik dampaknya sangat efektif ketika lingkungan mulanya, sehingga sekarang pihak ritel juga sudah merasakan manfaatnya. “Jadi dampak lingkungan berimbas pada dampak perbaikan ekonomi” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk ke depannya, aturan pelarangan penggunaan kantong plastik akan menyasar ke apotek dan toko-toko kecil lainnya. Dengan harapan semakin mengubah pola pikir masyarakat untuk menggunakan media kantong yang lebih ramah lingkungan.

“Mudahan beli obat di apotek tidak lagi di bungkus dengan kantong plastik, bisa diganti dengan ‘paper bag’ atau kantong kertas, apalagi kalau dengan desain sasirangan biar lebih ‘bungas’,”ujar Gazi menambahkan. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti
SEORANG PEMUDA Warga AKT Banjarmasin Tewas Ditikam Sepulang dari Lokasi Memancing Ikan
DIGEREBEK Tambang Emas Ilegal di Tahura Sultan Adam, Situasi Sempat Tegang
JARINGAN ANTARPROVINSI Ditangkap BNNP Kalsel di Guest House, Sabu 1,99 Kg Dimusnahkan
RANTIS TAMBORA jadi Sorotan Kapolda Kalsel
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Rabu, 1 April 2026 - 22:04

DIGEREBEK Tambang Emas Ilegal di Tahura Sultan Adam, Situasi Sempat Tegang

Rabu, 1 April 2026 - 21:04

PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas

Rabu, 1 April 2026 - 19:03

JARINGAN ANTARPROVINSI Ditangkap BNNP Kalsel di Guest House, Sabu 1,99 Kg Dimusnahkan

Berita Terbaru

Internasional

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 Apr 2026 - 16:22

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca