Banjarmasin Hemat Kresek 80 Persen

Banjarmasin Hemat Kresek 80 Persen

Suarindonesia – Hingga awal Tahun 2018, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin mendata telah terjadi penurunan penggunaan kantong plastik atau kresek 40% hingga 80% di toko- toko ritel atau toko modern di Banjarmasin. Hal tersebut akibat diberlakukannya aturan pelarangan penggunaan kantong plastik untuk berbelanja oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Imbas lainnya, melalui Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 18 Tahun 2016 tersebut, pihak toko ritel mengaku telah menghemat biaya penyediaan kantong plastik sekitar Rp500 juta per bulannya.Jika dibandingkan sebelumnya yang mana kantong plastik harus disediakan gratis bagi pelanggan, namun ritek harus merogoh kocek Rp500 juta sebulan.

Banjarmasin adalah ‘Kota Pionir’ yang melarang penggunaan kantong plastik untuk berbelanja sejak ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutananan Tahun 2016 lalu. Aturan di Banjarmasin memang lebih ketat dibanding daerah lain yang hanya menerapkan aturan penggunaan kantong plastik tidak gratis atau berbayar.

Plh. Sekda Kota Banjarmasin Drs. Gazi Ahmadi mengakui permasalahan sampah selalu menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Banjarmasin. Dari 600 ton timbunan sampah harian di Kota Banjarmasin, 15% atau 85 tonĀ  bersumber dari timbunan sampah plastik berbahan dasar latex yang sulit terurai dan tidak ramah lingkungan.

Menurutnya, dengan adanya aturan pelarangan penggunaan kantong plastik dampaknya sangat efektif ketika lingkungan mulanya, sehingga sekarang pihak ritel juga sudah merasakan manfaatnya. “Jadi dampak lingkungan berimbas pada dampak perbaikan ekonomi” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk ke depannya, aturan pelarangan penggunaan kantong plastik akan menyasar ke apotek dan toko-toko kecil lainnya. Dengan harapan semakin mengubah pola pikir masyarakat untuk menggunakan media kantong yang lebih ramah lingkungan.

“Mudahan beli obat di apotek tidak lagi di bungkus dengan kantong plastik, bisa diganti dengan ‘paper bag’ atau kantong kertas, apalagi kalau dengan desain sasirangan biar lebih ‘bungas’,”ujar Gazi menambahkan. (BY)

 209 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: