BANJARMASIN FOKUS Laksanakan Vaksinasi di Puskesmas

- Penulis

Rabu, 11 Agustus 2021 - 23:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesiaVaksinasi massal yang beberapa waktu lalu sering digelar oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kini bakal tak akan ditemui lagi.

Pasalnya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menjelaskan, dalam Rapat Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 Jilid II oleh Tim Satgas Covid-19 mengeluarkan beberapa catatan.

Sejumlah catatan tersebut, akan dijalankan pada perpanjangan PPKM level 4 yang kali ketiga. Salah satunya pelaksanaan vaksinasi massal.

Bukan tanpa sebab vaksinasi massal yang sempat digelar oleh Pemko melalui Dinas Kesehatan bersama TNI/Polri di GOR Hasanuddin selama tiga hari beberapa waktu lalu menyedot antusias warga yang begitu tinggi hingga membludak.

Alhasil Ibnu Sina pun menjamin, tidak ada lagi vaksinasi massal yang bisa menimbulkan kerumunan.

“Yang ingin kami berikan jaminan adalah soal pasokan vaksin. Kemarin, sudah ada informasi di bulan Agustus ada sekitar 75 juta vaksin yang bakal masuk ke Indonesia dan akan segera distribusikan,” ucapnya, saat dikonfirmasi awak media di Balai Kota belum lama tadi.

Baca Juga :   VONIS Mardani H Maming 'Disunat' MA! Pukat UGM Minta Bawas MA dan KY Turun Tangan

Ia mengklaim bahwa saat ini stok vaksin Covid-19 sudah dibagi ke masing-masing Puskesmas untuk penyuntikan vaksin dosis kedua, sehingga warga yang sudah disuntik vaksin dosis pertama bisa melanjutkannya ke Puskesmas.

“Kami komitmen, berapa pun yang datang akan kami suntikkan semua. Tinggal teknisnya, kalau saat ini masing-masing kapasitas puskesmas itu 100 warga, dan kalau memang vaksinnya mencukupi, kita akan coba tingkatkan nanti,” yakinnya.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat melalui Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartanto, menyatakan, kebijakan PPKM di luar Jawa-Bali termasuk Kota banjarmasin yang masuk dalam enam kabupaten/kota di Kalsel ini berlaku hingga dua pekan atau sampai 23 Agustus 2021 mendatang.

Namun, selama satu pekan ke depan, Ibnu mengaku optimis bisa menurunkan level PPKM, setidaknya ke Level 3. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi
MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
SOROTI Dampak PNP, DPRD Kalsel Dorong Pendataan Lebih Ketat
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DIGEREBEK Tambang Emas Ilegal di Tahura Sultan Adam, Situasi Sempat Tegang

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:11

TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca