BANJARMASIN Catatkan Partisipasi Pendaftaran HAKI Terbanyak se-Kalsel

- Penulis

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opening Mobile Intellectual Property Clinic 2024 Kalsel terpusat di G'Sign Hotel Banjarmasin, pada Rabu (19/6/2024) malam. (SuarIndonesia/Humas)

Opening Mobile Intellectual Property Clinic 2024 Kalsel terpusat di G'Sign Hotel Banjarmasin, pada Rabu (19/6/2024) malam. (SuarIndonesia/Humas)

SuarIndonesia – Pemko (Pemerintah Kota) Banjarmasin kembali menyabet sebuah penghargaan membanggakan di pertengahan bulan Juni 2024.

Kota Banjarmasin dinobatkan sebagai Peringkat Pertama dalam South Borneo Intellectual Property Awards 2024 garapan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) atas kategori Jumlah Permohonan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Terbanyak di sepanjang tahun 2022-2023.

Diikuti Kota Banjarbaru di peringkat kedua serta Kabupaten Banjar di tempat ketiga.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia bidang Ekonomi Dr. Lucky Agung Binarto, SH didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel Taufiqurrakhman, S.Sos kepada Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, disela-sela Opening Mobile Intellectual Property Clinic 2024 Kalsel terpusat di G’Sign Hotel Banjarmasin, pada Rabu (19/6/2024) malam.

Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan kepada para penyandang disabilitas yang selama ini gigih dan turut andil dalam program pendaftaran kekayaan intelektual.

Tak hanya itu, Sasirangan sebagai salah satu warisan budaya khas Kalimantan Selatan pun resmi dipatenkan dan terdaftar secara hukum atas terbitnya sertifikasi yang diterima langsung oleh Sekdaprov Kal-Sel Roy Rizali Anwar, menyusul Cabai Hiyung (Tapin, Kalsel) yang sebelumnya telah didaftarkan HAKI.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengucap syukur atas penghargaan yang diberikan.

Ia menuturkan, hal tersebut lantas seharusnya bisa memicu seluruh lapisan masyarakat khususnya di kota Banjarmasin agar menyadari tentang betapa pentingnya mendaftarkan hak merek usaha maupun produk mereka agar legal di mata hukum.

“Alhamdulillah, kita menerima penghargaan sebagai pengusul hak intelektual terbanyak, ada 500 lebih, penyadaran ini penting bagi masyarakat bahwa merek kemudian indikasi geografis produk itu harus dilindungi secara hukum,” katanya.

“Mudah-mudahan dengan ini semakin banyak produk-produk kita yang bisa terlindungi, jangan sampai nanti Sasirangan ada pihak-pihak yang mengklaim karena ada loh beberapa kota kabupaten di Indonesia yang mirip-mirip kita meski namanya berbeda,” jelasnya.

Baca Juga :   UJI KOMPETENSI Bahasa Inggris di Polda Kalsel

Lebih lanjut, Ibnu Sina ingin memastikan segala produk dan merek terutama produk unggulan daerah itu mesti dipatenkan hak kekayaan intelektualnya.

“Misal ada nama toko atau produk yang ternyata itu aslinya dan tidak mengurus secara hukum, sementara ada pihak lain yang malah mengurus hal tersebut maka mereka (pihak lain) yang punya hak, nah ini kan sangat disayangkan karena mungkin dapat menimbulkan gugatan di pengadilan dan sebagainya,” pesan dia.

“Makanya ini mesti disampaikan kepada para UMKM kita, para pelaku ekonomi kreatif kita supaya hak kekayaan intelektual itu diakui secara hukum, itu yang paling penting,” tutupnya.

Di sisi lain, Kakanwil Kemenkumham Kalsel Taufiqurrahkman mengungkapkan ajang Mobile Intellectual Property Clinic merupakan media promosi terkait pentingnya hak kekayaan intelektual di samping pemberian penghargaan kepada pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota.

“Tentu ini tujuannya untuk memacu pemerintah kabupaten dan kota untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektual yang ada di daerahnya masing-masing.

Apakah itu hak paten merek maupun indikasi geografis mengingat ini sangat penting karena akan dilindungi oleh hukum,” ujarnya.

“Termasuk tadi salah satunya terkait indikasi geografis kain Sasirangan kepada pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, jadi tidak mungkin bagi wilayah, provinsi apalagi negara lain untuk merebut kekayaan intelektual yang sudah diberikan tersebut,” tambahnya lagi.

Taufiq juga menekankan bahwa dalam hal pendaftaran hak kekayaan intelektual atau merek masyarakat tidak perlu risau karena sebetulnya secara prosedur itu mudah dan biasanya dilakukan pendampingan.

“Pengurusan terkait pendaftaran hak kekayaan intelektual itu tidak ada yang sulit, semua persyaratan, tata cara itu kan kita senantiasa sosialisasikan baik di provinsi maupun kabupaten kota dan yakinlah semua itu prosesnya cepat dan tidak ada biaya juga,” tandasnya.(*/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLISI Bersihkan Sampah di Depan DPRD Kalsel Setelah Kawal Aksi Mahasiswa
MUKERDA MUI Kalsel, Supian HK Tekankan Sinergi Ulama-Umara
DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba
PRESTASI CEMERLANG Halida Ulfah asal HSU, Pulang Bawa Medali Emas di Ajang Bergengsi di Filipina
POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan
PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:43

POLISI Bersihkan Sampah di Depan DPRD Kalsel Setelah Kawal Aksi Mahasiswa

Senin, 15 Juni 2026 - 21:35

MUKERDA MUI Kalsel, Supian HK Tekankan Sinergi Ulama-Umara

Senin, 15 Juni 2026 - 21:25

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Juni 2026 - 18:45

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:57

PRESTASI CEMERLANG Halida Ulfah asal HSU, Pulang Bawa Medali Emas di Ajang Bergengsi di Filipina

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:41

POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:36

PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari

Berita Terbaru

Kalsel

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Jun 2026 - 21:25

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca