BALANGAN Tingkatkan Indeks Pertanaman dengan Inovasi Si Intan

- Penulis

Selasa, 6 Agustus 2024 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi Si Intan diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman dalam 1 tahun dari IP 100 menjadi IP 300.

Inovasi Si Intan diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman dalam 1 tahun dari IP 100 menjadi IP 300.

Suarindonesia – Sesuai data produksi beras Kabupaten Balangan 2022 sebanyak 74.865,13 Ton berkurang pada2023 menjadi 48.612,17 Ton.

Hal tersebut dikarenakan semakin berkurangnya luas lahan pertanian yang produktif, sedangkan kebutuhan beras seiring dengan pertumbuhan penduduk semakin bertambah tiap tahunnya.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Balangan, Mukhlis, Senin (5/8/2024) mengungkapkan hal ini perlu upaya untuk mendongkrak peningkatan produksi padi dengan kondisi luas lahan saat ini, yang menjadi pemikiran dan upaya terobosan bagaimana dengan luas lahan yang ada bisa dioptimalkan sebaik mungkin, tentunya melalui indeks pertanaman dari IP (indeks pertanaman) 100 menjadi IP 200 bahkan sampai IP 300.

“Maka masalah inilah yang menjadi dasar dihadirkannya sebuah inovasi yaitu Si Intan (Sistem Indek Pertanaman),” ujarnya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, adapun maksud dan tujuan inovasi ini untuk meningkatkan indeks pertanaman dalam 1 tahun dari IP 100 menjadi IP 300.

Diketahui indeks pertanaman di Balangan masih setahun sekali, orientasi berusaha tani hanya untuk memenuhi diri sendiri dan varietas yang digunakan merupakan varietas tahunan (berumur panjang lebih dari 6 bulan).

“Maka dari itu adanya inovasi ini maka pengembangan infrastruktur pertanian dilakukan guna meningkatkan keterampilan petani, serta penerapan teknologi pertanian,” katanya.

Adapun sasaran lokasi kegiatan inovasi ini adalah, Desa Bungur, Desa Lok Batu, Desa Teluk Mesjid, Desa Matang Hanau, Desa Lajar, Desa Lampihong Selatan, Desa Nungka, Desa Lamida Bawah, Desa Murung Ilung, Desa Balida, Desa Babayau, Desa Lok Batung, Desa Balang, Desa Lasung Batu, Desa Paran, Desa Paringin Kota, dan Desa Kalahiang.

Baca Juga :   BANK VICTORIA Jakarta Kunjungi Bank Kalsel, Perkuat Kerja Sama dan Pengembangan Bisnis

Menurutnya, inovasi ini bermanfaat untuk mengoptimalkan sumber daya lahan, dimana luas baku lahan pertanian terutama luas baku sawah semakin berkurang setiap tahunnya, pada Tahun 2023 luas baku sawah Kabupaten Balangan 8.874,21 Ha dibanding Tahun 2021 sebesar 10.295 Ha.

Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, karena bisa melakukan pertanaman lebih dari satu kali setiap tahunnya, sehingga pendapatan petani meningkat, dan eningkatkan produksi dan ketahanan pangan daerah.

“Mudahan melalui kegiatan inovasi Si Intan yang merupakan kegiatan yang dimaksudkan untuk memanfaatkan lahan persawahan ini mampu melakukan pertanaman lebih dari satu kali dalam satu tahun,” harapnya.

Kegiatan ini merupakan kegiatan startegis Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan di Kabupaten Balangan yang dimaksudkan mampu meningkatkan hasil produksi setiap tahunnya, mengingat lahan pertanian yang semakin berkurang setiap tahunnya.(ADV/RJ)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan
DUKUNG UMKM Lokal Lewat AKSEL Bank Kalsel, Beli Oleh-Oleh Amuntai Makin Praktis
BAYAR PAJAK  Kendaraan Tanpa Antre, AKSEL by Bank Kalsel Hadirkan Layanan E-Samsat
BANK KALSEL Mitra Strategis Pembangunan Banjarmasin
BANK KALSEL Siap Dukung Konsolidasi Delapan BPR, Target Beroperasi April 2027
LIMA Tahun Berturut-turut, Bank Kalsel Syariah Raih Golden Champion
TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah
DISEBUT Untuk Referensi Bank Kalsel, Komisi II DPRD Kalsel Pelajari Kredit UMKM Bank BPD DIY, Bunga 3 Persen

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca