SuarIndonesia – Kepala Balai Jalan Nasional Wilayah XI Banjarmasin, Syauqi Kamal, menyebut beberapa hari terakhir turun hujan, sehingga kondisi Jalan Gubernur Syarkawi di beberapa titik masih rusak dan tak bisa ditangani cepat.
Dia memastikan, satu lajur jalan yang sebelumnya dilakukan perbaikan fungsional dengan cara diuruk, mulai bisa dilintasi.
“Lajur satunya, mulai hari ini akan dilakukan penanganan sesuai desain awal yang sudah terkontrak. Dipastikan akan ditutup satu lajur,” katanya.
Sedianya, penanganan ruas jalan ini yang menelan anggaran mencapai Rp174 miliar, sudah digeber pada akhir tahun 2020 tadi. Lantaran terkendala cuaca yang membuat jalan tergenang, pekerjaan pun terganggu sampai sekarang.
“Selain di beberapa titik dibuat cross drain atau saluran drainase di bawah jalan, jalannya juga akan ditinggikan,” tandasnya.
Dikatakannya, jika memaksakan melintas di Jalan Gubernur Syarkawi tak memungkinkan karena kondisinya masih rusak parah.
“Tak bisa cepat diperbaiki. Apalagi ada bahan perbaikan jembatan yang harus didatangkan,” sebutnya.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, mengatakan selama perbaikan akses akan ditutup sementara agar penanganan secara menyeluruh.
Safrizal juga berpesan kepada pengguna jalan yang mengantre agar tertib dengan aturan.
“Tolong jika sedang antre bisa disiplin jangan serobot-serobot. Jika serobot-serobot nanti numpuknya di satu lokasi malah tambah susah,” pesannya, Kamis (25/2/2021).(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















