API CEMBURU, Pria asal Kapuas Ini Sebarluaskan Video “Esek-esek” Bersama Cewek SMA

SuarIndonesia – Api cemburu berkecamuk dan IW (30), pria asal Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ini sebarluaskan video “esek-esek” dirinya dengan si Doi (pacar,red) ke media sosial.

IW menyebarluaskan video tak senonoh berisi gambar dirinya dan si cewek, yang ironisnya cewek itu masih di bawah umur.

Tindakan tak terpuji itu tentu merugikan korban, terlebih korban sebut saja Bunga masih duduk di bangku Kelas X SMA di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tak hanya menanggung malu, Bunga bahkan harus menelan pil pahit karena dikeluarkan dari sekolah tempatnya menimba ilmu akibat dinilai mencemarkan nama baik sekolah.

Didampingi orang tuanya, melaporkan terduga pelaku penyebar video tersebut yakni mantan kekasihnya ke Polsek Kertak Hanyar Polres Banjar.

Tak membuang waktu, tim gabungan dari Unit Buser Posek Kertak Hanyar bersama Tim Resmob Macan Kalsel Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kalsel langsung bergerak.

Dalam penyelidikan, tak butuh waktu lama bagi petugas untuk memetakan keberadaan IW yang diketahui berada di kawasan Desa Pulau Sugara, Alalak, Barito Kuala, Kalsel.

Minggu (24/7/2022) malam, tim yang telah mengincar IW, langsung melakukan penangkapan ketika tengah bersantai di atas jembatan di kawasan Pulau Sugara.

Ia berusaha melepaskan diri, dapat dikendalikan oleh tim gabungan. IW bersama barang bukti termasuk satu unit ponsel miliknya diamankan petugas ke Mapolsek Kertak Hanyar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M  Rifa’i, Senin (25/7/2022)  membenarkan tim gabungan telah mengamankan tersangka IW.

Saat diinterogasi, kepada petugas IW mengakui tindakannya menyebarkan video tersebut didasari sakit hati karena mendengar kabar Bunga telah memiliki kekasih baru.

Akibat semua, IW terancam hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun. (ZI)

 6,706 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!