ANGGOTA TRC Balangan Diberi Pembekalan Psikososial Pasca Bencana Kepada Anggota TRC

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 08:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks foto  : BPBD Balangan gelar pembekalan peningkatan kapasitas TRC dalam pendampingan psikososial pasca bencana. foto: MC Balangan

Teks foto  : BPBD Balangan gelar pembekalan peningkatan kapasitas TRC dalam pendampingan psikososial pasca bencana. foto: MC Balangan

Suarindonesia – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel),  memberikan pembekalan peningkatan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam pendampingan psikososial pasca bencana, di Aula Inspektorat BPBD Balangan, pada Rabu (1/10/2025).

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD, Sairil Fajeri, mengatakan, bencana bukan hanya berdampak pada kerusakan fisik dan kerugian material, namun juga menimbulkan luka psikologis dan sosial bagi para korban. Oleh karena itu, peran TRC tidak hanya terbatas pada penanganan darurat, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pendampingan psikososial agar masyarakat dapat bangkit kembali, pulih, menata kehidupan pasca bencana.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk membekali TRC dengan kemampuan yang memadai untuk memberikan dukungan dan meringankan beban psikologis korban, membantu memulihkan ketangguhan dan fungsi optimal individu atau masyarakat pasca-trauma, serta mencegah dampak negatif yang lebih buruk dengan memberikan bantuan psikologis yang efektif segera setelah bencana,” ujar Sairil.

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh anggota TRC baik induk maupun kecamatan serta karyawan kantor BPBD Balangan, dengan narasumber dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Normalina.

Lebih lajut Sairil mengungkapkan, beberapa tujuan penting dari kegiatan ini adalah untuk memberikan bantuan psikologis awal dimana TRC perlu dibekali kemampuan untuk memberikan dukungan psikologis dasar kepada korban secara segera pasca bencana, membantu mereka merasa aman dan tenang.

Baca Juga :   SISWA SMA NEGERI 1 Paringin Belajar Wawancara di BPBD Balangan

Kemudian mengurangi beban psikologis dan mencegah dampak negatif yakni membantu meringankan beban psikologis yang timbul akibat bencana dan mencegah reaksi negatif berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

“Kegiatan ini juga mengembalikan fungsi optimal dan ketangguhan agar TRC dapat membantu individu, keluarga, dan masyarakat untuk berfungsi kembali secara optimal, serta membangun kembali ketangguhan diri dalam menghadapi masalah,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, pembekalan ini mendorong pemulihan dan produktivitas dengan dukungan yang tepat, korban bencana diharapkan dapat kembali produktif dan berdaya guna, mengurangi dampak jangka panjang bencana terhadap kehidupan mereka.

Kemudian memperkuat ikatan sosial komunitas seperti diskusi kelompok dan kegiatan bersama, dapat memperkuat hubungan sosial dalam komunitas yang terdampak, sehingga mereka tidak merasa sendirian, serta menangani trauma dengan cara yang tepat seperti terapi ekspresif atau bimbingan mental untuk mengatasi trauma yang muncul setelah bencana.

“Kegiatan peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu memperkuat pengetahuan keterampilan, dan kesiapsiagaan seluruh anggota TRC sehingga nantinya dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan humanis di tengah masyarakat,” kata Sairil Fajeri.

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LAYANAN GRATIS Puskemas di Balangan Terobos Gunung
DIJAMIN SEKOLAH hingga Kuliah Anak Yatim di Balangan
DIMONITORING -EVALUASI Dishub Balangan Area Parkir Pasar Tradisional
DISALURKAN Bupati Abdul Hadi 24 Ekor Sapi Kurban
DIBEDAH BRIN dan BPBD Balangan Potensi Pamali Ekologi Meratus Penyangga IKN
BUPATI BALANGAN : Esensi Hari Kartini Terletak pada Semangat Perjuangan yang Tetap Relevan Menginspirasi hingga Kini
DIAJAK Saiful Arif Warisi Nilai Pejuang pada HUT Proklamasi Gubernur ALRI
DIIKUTI Ketua DPRD Balangan Launching Nasional Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca