SuarIndonesia – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin resmi menonaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi 67.000 warga mulai tahun 2026.
Keputusan ini diambil menyusul adanya pengurangan alokasi anggaran daerah untuk pembayaran premi kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Asmar, menjelaskan bahwa saat ini anggaran yang tersedia hanya mampu menanggung iuran untuk 44.384 peserta.
Hal tersebut ia sampaikan usai rapat kerja bersama Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Rabu (7/1/2026).
“Kami hanya menyesuaikan anggaran yang dialokasikan. Jadi, sebanyak 67 ribu peserta terpaksa dinonaktifkan,” ujar Asmar kepada awak media.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Asmar, menjelaskan bahwa saat ini anggaran yang tersedia hanya mampu menanggung iuran untuk 44.384 peserta, usai rapat kerja bersama Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Rabu (7/1/2026) (SuarIndonesia/HM)
Terkait kriteria warga yang tetap mendapatkan tanggungan, Asmar menyebut pihaknya masih menunggu usulan resmi dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin yang didasarkan pada verifikasi data Dinas Sosial.
“Kami tunggu saja siapa yang masih ditanggung pemerintah berdasarkan hasil verifikasi tersebut,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Bambang Yanto, menyatakan keprihatinannya.
Politisi Partai Demokrat ini menyayangkan keterbatasan anggaran yang berdampak langsung pada jaminan kesehatan masyarakat.
Ia berharap warga yang tetap mendapatkan bantuan adalah mereka yang benar-benar berada di kategori sangat membutuhkan.
Himbauan Bagi Masyarakat BPJS Kesehatan menghimbau warga Banjarmasin untuk proaktif mengecek status kepesertaan mereka.
Bagi warga yang kepesertaannya dinonaktifkan, disarankan untuk segera mendaftar kembali secara mandiri guna memastikan jaminan kesehatan tetap berjalan.
Sebagai Informasi Pendaftaran atau pengecekan status dapat dilakukan melalui, Layanan WhatsApp: 08118165165. Kantor Layanan: Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Banjarmasin.(HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















