AIR LINDI Diduga Cemari Persawahan, Warga Tutup Sepihak Saluran dalam TPA

- Penulis

Selasa, 10 November 2020 - 21:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Warga pemilik kebun dan sawah di dekat TPA Cahaya Kencana, Desa Lihung, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, mulai gerah dengan respon pihak TPA dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar.

Warga setempat sudah cukup lama merasakan dampak dugaan pencemarahan air limbah yang masuk ke aliran sungai sehingga menjadi penyebab kegagalan panen.

Sebagai bentuk protes, saluran pembuangan air sisa pengolahan limbah di dalam TPA Cahaya Kencana, di Kecamatan Karang Intan, Senin (9/11/2020), ditutup secara sepihak oleh Warga Desa Sungai Alang dan Sungai Landas, Kecamatan Karang Intan.

“Sebelumnya sudah bersurat resmi kepada pihak terkait untuk menutup sendiri, tapi tidak ada tanggapan.

Jika tidak ditutup maka air hitam pekat yang ada di TPA ini saat hujan akan masuk ke saluran sawah dan kebun lagi,” ujar Muhammad Yusuf, perwakilan warga.

Yusuf mengatakan pihaknya sudah sangat dirugikan akibat pengelolaan TPA yang tidak benar. Pada tahun ini bahkan boleh dikatakan para petani gagal panen.

Ada yang mendapatkan hasilnya cuma 5 liter beras dengan luasan lahan 9 borogan. Ukuran 1 borongan 17 meter kali 17 meter.

Baca Juga :   KPU tak Cetak Ulang Surat Suara !, Gambar Aditya-Said Abdullah Dipastikan Tetap Terpampang

“Ada juga warga kami yang cuma mendapatkan 2 liter gabah dengan lahan 9 borongan. Bayangkan bagaimana kami sebagai warga sangat dirugikan akibat limbah beracun dari TPA.

Kami sudah mengadu ke mana-mana tapi tidak ada tindakan, makanya hari ini kami tutup saluran pembuangan air limbah.

Jika ke depan masih tidak ada tindakan kami akan meminta pendampingan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk melayangkan gugatan. Kami sudah lima tahun belakang merasakan dampaknya,” tegas Yusuf.

Kepala DLH Banjar, Boyke Wahyu Tristiyanto, yang coba dikonfirmasi tak menampik sistem pengolahan lindi di TPA tersebut sudah tidak mencukupi dengan volume sampah yang ada.

Ia juga mengakui terkadang air lindi keluar dari area TPA, apabila curah hujan terlalu tinggi.

“Kami sudah membuat kolam-kolam penampungan lindi agar kelebihan lindi akibat curah hujan tinggi itu tidak sampai keluar dari lahan TPA.

Kami masih akan membuat kolam-kolam lain untuk mengantisipasi musim hujan yg akan datang,” kata Boyke.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga
GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin
BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Rabu, 22 April 2026 - 17:44

DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile

Selasa, 21 April 2026 - 21:37

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 April 2026 - 15:17

HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”

Senin, 20 April 2026 - 13:28

KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 23:12

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Berita Terbaru

Nasional

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Minggu, 26 Apr 2026 - 00:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca