Ada Tiga Deerah Penganguran Terbesar di Kalsel

Ada Tiga Deerah Penganguran Terbesar di Kalsel

Suarindonesia – “Berdasarkan data kami, di November 2018 angka pengangguran terbesar ada di Banjarmasin dengan angka 8,25 persen.

Sedangkan di nomor urut kedua yaitu Tanah Bumbu dengan angka 6,34 persen disusul Banjarbaru di angka 5,20 persen,’’ kata Kepala BPS Provinsi Kalsel, Diah Utami, Jumat (1/2).

Secara umum, angka kemiskinan di Kalsel mengalami peningkatan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada bulan Maret 2018 penduduk miskin berjumlah 189,03, sedangkan pada September 2018 mencapai 195,01 ribu orang.

Jika berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode Maret 2018 – September 2018, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan mengalami kenaikan 1,98 ribu orang.

Sedangkan di daerah perdesaan mengalami kenaikan hanya 4,00 ribu orang.

Persentase penduduk miskin di perkotaan pada September 2018 sebesar 3,60 persen.

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 0,06 poin dibandingkan keadaan Maret 2018 yang sebesar 3,54 persen. Peningkatan persentase penduduk miskin juga terjadi untuk wilayah perdesaan.

Pada September 2018, persentase penduduk miskin perdesaan sebesar 5,56 persen, atau mengalami peningkatan sebesar 0,16 persen dibandingkan keadaan Maret 2018, yang sebesar 5,40 persen.

Menurut Diah, kemiskinan di Kalsel naik disebabkan beberapa hal, diantara yang dominan disebabkan karena banyaknya pengangguran yang masih dominan selain pengaruh nilai tukar petani.

Jika diukur secara regional Kalimantan, tingkat kemiskinan provinsi ini terendah.“Kalimantan Selatan yaitu sebesar 4,65 persen dan tingkat kemiskinan tertinggi terjadi di Kalimantan Barat yaitu sebesar 7,37 persen,’’ ujarnya.

Disebutkan Diah, Garis Kemiskinan (GK) di Kalimantan Selatan pada September 2018 sebesar Rp436.163,00 perkapita perbulan. (RW)

 194 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: