60 Personil Jalani `Bintra’, Inilah Penjelasan Dir Polairud Polda Kalsel

- Penulis

Minggu, 3 Februari 2019 - 23:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kalsel melakukan Pembinaan dan Tradisi (Bintra).

Itu selama tiga hari, dan personil benar-benar dibina dengan tidak boleh bawa Handphone, dompet dan lainnya dari Jumat (1/2) hingga usai kegiatan Minggu (3/1) semua berkumpul kembali di Mapolairud di kawasan Teluk Tiram Banjarmasin.

Dari keterangan, dalam kegiatan itu diikuti sekitar 60 personil hingga jajaran Polres-polres, baik Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara.

Semua dilatih berjalan kaki, berlayar di Laut Tabanio, Kabupaten Tanah Laut.

Kemudian latihan berdayung, berenang, mengenal kemudi kapal dengan perlengkapnnya, mengenal peta serta berbagai kegiatan fisik dengan berguling-guling di hutan, kepekaan, kesiapan yang semua di lokasi daerah Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar.

Akhirnya, Sabtu malam, menuju Banjarmasin dengan jalan kaki sepanjang 30 Km.

Sampai paginya, semua personil dilatih lagi dengan berenang menyeberangi Sungai Martapura ke tepian Markas Komando (Mako) Dit Polairud.

Dari pantauan, setelah itu tradisi pasang baret dari perwakilan peserta serta siraman air kembang, yang dilakukan Direktur Dit Polairud Polda Kalsel, Kombes Pol AKBP I Made Sukawijaya dan diikuti Wadir Polairud, AKBP Kukuh P.

Lagi-lagi, para anggota kembali disuruh merayap, berguling-guling dan jongkok hingga air keluar dari slang  mesin pemadam kebakaran disemprotkan ke tubuh semuanya.

“Kita bersyukur semua anggota setibanya tetap prima. Salam komando !!,’’ kata Kombes Pol I Made Sukawijaya, disela kegiatan.

Dikatakan, semua anggota yang ikutserta, karena sebelumnya tidak pernah jalani `Bintra’.

Baca Juga :   SOLID di Debat Kedua, Bang Rizal dan Ustaz Rosyadi Sukses Tepis Serangan Paslon Satu

Ditanya kenapa kegiatan yang dilakukan berbeda dengan sebelumnya.

Ia mengatakan, memang ada tambahan variasi lain dalam kegiatan, yang tujuannya tak lain memberikan pemahaman terhadap arti filosofi `Baret Biru Benhur’ Polairud dan tugas-tugas sebagai anggota Polairud harus mengerti tugas pokok dengan tugas di lapangan.

“Fisik, mental yang kuat dan kebersamaaan, kekompakan diaplikasikan dalam tugas.

Variasi dalam kegiatan, ya inilah Polairud Polda Kalsel `rasa baru,’.

Dan saya sebelum kegiatan menyampaikan ke Kapolda, mendapat respon positif,’’ ucap Kombes Pol I Made Sukawijaya, yang sebelumnya menjabat Wadirpolairud Polda Metro Jaya ini.

Dijelaskan, sebagai anggata Polairud akan benar-bemar merasakan inilah tugasnya disatuan.

Semua untuk mengenal lingkungan dan membentuk karakter serta jati diri sebagai anggota Polri.

Kegiatan pembinaan tradisi juga untuk membentuk menjadi personil Polair yang profesional dalam melaksanakan tugasnya khususnya di perairan.

“Inilah Bintra, memumpuk kepedulian dan kebersamaan sesama personil,’’ ujar Kombes Pol I Made Sukawijaya, yang mengaku kalau dirinya dulu malah satu bulan jalani `Bintra’.

Kombes Pol I made Sukawijaya juga berpesan, dengan berakhirnya kegiatan ini, hindari tindakan disiplin yang bisa merugikan diri sendiri maupun keluarga serta tidak bertindak yang aneh aneh. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca