40 TON Bawang Bombai Ilegal Dimusnahkan

- Penulis

Kamis, 13 Maret 2025 - 21:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemusnahan 47 ton bawang bombai Ilegal berlangsung di Mako Lantamal XII Pontianak dan dihadiri oleh Wakil Komandan Lantamal XII Pontianak, Kolonel Mar Qomarudin. (Foto: ANTARA/Rendra Oxtora)

Pemusnahan 47 ton bawang bombai Ilegal berlangsung di Mako Lantamal XII Pontianak dan dihadiri oleh Wakil Komandan Lantamal XII Pontianak, Kolonel Mar Qomarudin. (Foto: ANTARA/Rendra Oxtora)

SuarIndonesia — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat bersinergi dengan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XII Pontianak dalam pemusnahan barang bukti hasil penyelundupan 47 ton bawang bombai ilegal.

“Barang bukti yang dimusnahkan berupa 2.350 karung bawang dengan total berat mencapai 47 ton dan nilai ekonomi sekitar Rp940 juta. Proses pemusnahan dilakukan dengan cara menimbun bawang tersebut ke dalam tanah guna memastikan tidak dapat digunakan kembali,” kata Wakil Komandan Lantamal XII Pontianak, Kolonel Mar Qomarudin di Pontianak, Kamis (13/3/2025).

Dia mengatakan, sekitar 80 persen dari bawang yang disita sudah dalam kondisi busuk sehingga dinyatakan tidak layak konsumsi dan harus segera dimusnahkan.

Pemusnahan ini merupakan langkah tegas dalam upaya melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal yang berpotensi membahayakan kesehatan serta merugikan perekonomian dalam negeri.

Selain itu, tindakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif dari peredaran barang ilegal, baik dari segi kesehatan maupun stabilitas ekonomi.

“Melalui pemusnahan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Bea Cukai berkomitmen dalam menangani barang hasil penindakan secara transparan. Selain itu, sinergi antara aparat penegak hukum (APH) di Kalimantan Barat terus diperkuat guna mengawasi dan mencegah masuknya barang-barang ilegal ke wilayah Indonesia,” kata perwakilan Kanwil DJBC Kalbagbar, Kepala Seksi Penyidikan dan BHP, Egi Ginanjar.

Baca Juga :   KASUS PEMERKOSAAN Dipertanyakan Keluarga Korban Perkembangan Perkaranya, Begini Penegasan Polisi

Keberhasilan pengungkapan dan pemusnahan ini menunjukkan kerja sama yang erat antara Bea Cukai dan Lantamal XII Pontianak dalam mengamankan perbatasan dari aktivitas penyelundupan.

“Aparat penegak hukum akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan guna mencegah upaya penyelundupan yang dapat merugikan negara dan masyarakat,” tutur Egi dilansir dari AntaraNews. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA
KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR
KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca