40 BAKAL CALON Kepala Daerah di Kalsel Jalani Tes Kesehatan di Hari Terakhir Pemeriksaan

- Penulis

Rabu, 9 September 2020 - 22:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dalam tahapan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kalimantan Selatan, seluruh bakal calon kepala daerah hatus menjalani tes kesehatan di rumah sakit rujukan Komisi Pemilihan Umum (KPU Kalsel).

Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Pilkada Kalsel 2020, dr Muhammad Rudiansyah membeberkan, hingga hari ketiga pemeriksaan, tim dokter telah memeriksa sebanyak 40 bakal calon (balon) kepala daerah yang maju di kontestasi perebutan kursi nomor satu di setiap wilayah.

“Untuk hari ini, ada 13 orang calon kepala daerah menjalani pemeriksaan kesehatan, kemarin 16 orang, sebelumnya juga diikuti oleh 11 orang calon. Jadi total ada 40 yang sudah diperiksa,” ungkapnya saat ditemui di Aula Antasai, Gedung RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (9/9/2020) siang.

Kemudian, dokter spesialis penyakit dalam itu melanjutkan, untuk delapan calon kepala daerah yang dinyatakan terkonfirmasi positif tanpa gejala oleh hasil swab, dianjurkan untuk melakukan karantina mandiri di rumah.

“Kurang lebih 10 hari dari sekarang. Setelah manjalani isolasi mandiri, tahapan pemeriksaan kesehatan kembali dilanjutkan,” ujarnya.

Namun, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kalimantan Selatan (IDI Kalsel) itu mengaku bahwa dalam pemeriksaan nantinya akan berbeda dan lebih berhati-hati dibandingkan pemeriksaan kesehatan baru-baru yang sebelumnya,

“Seperti menggunakan pakaian lengkap atau APD (alat pelindung diri,” katanya.

Untuk tahapannya sendiri, ia memaparkan, seluruh calon yang memeriksakan diri menerima perlakuan yang sama dan tidak ada perbedaan dalam penilaiannya.

Baca Juga :   DIPANGGIL Gubernur Muhidin Jajaran PLN Daerah dan Pusat

“Para calon datang dengan membawa hasil PCR yang negatif covid. Kemudian pemeriksaan urin dari BNN kemudian pemeriksaan psikologi, tes tertulis dan wawancara,” paparnya.

Kemudian, pria yang akrab disapa dr Rudi itu menambahkan, malamnya dilanjutkan dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh psikiater. Besok paginya lanjut dengan pemeriksaan darah, urine, rekam jantung.

“Sisanya pemeriksaan keliling, baik itu USG, treadmill, pemeriksaan oleh dokter spesialis THT, mata, penyakit dalam, paru, saraf, bedah, sampai dengan ortopedi,” tambahnya.

Untuk menyelesaikan seluruh tahapan itu, Pemeriksaan berlangsung selama dua hari satu malam, dan diwajibkan bagi calon yang memeriksakan diri untuk menginap di RSUD Ulin.

“Hal itu untuk meyakinkan bahwa setelah swab, yang bersangkutan tidak ke mana-mana dan menjamin bahwa tidak tertular Covid-19 di luar yang bisa membahayakn dokter yang akan melakukan tes kesehatan,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas
SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung
2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat
RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang
POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin
CECERAN SOLAR di Jalan Antasari Depan RS Sari Mulia Banjarmasin, Sejumlah Pengendara Terjatuh
SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:18

361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:45

BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Selasa, 29 September 2026 - 21:36

8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Berita Terbaru

Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor bersama pejabat Provinsi Kalimantan Timur dan pejabag Kementan memgawali gerakan tanam padi metode PM-AAS di lahan persawahan Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paaer Utara, Rabu (30/9/2026) (Foto: HO-dokumen Humas Setda Pemkab PPU)

Kaltim

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Rabu, 30 Sep 2026 - 20:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca