214 SANTRIWATI Ponpes Darul Hijrah Pulang Patuhi Protokol Kesehatan di Banjarmasin

- Penulis

Selasa, 14 April 2020 - 21:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sebelas minibus dari Kabupaten Banjar tiba secara berurutan di Terminal KM 6 Banjarmasin, Selasa (14/04/2020) siang.

Minibus ini mengangkut 214 santriwati asal Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hijrah Putri yang baru saja memasuki masa libur belajar menjelang Ramadhan.

Kepulangan mereka ke rumah memang tak seperti biasanya. Tak ada istilah pulang sendiri, atau dijemput orangtua di Ponpes.

Jauh-jauh hari pengurus Ponpes bersurat ke Pemko Banjarmasin terkait rencana pemulangan santriwati ini.

Mereka rupanya paham betul soal aturan pencegahan penularan Covid-19 atau virus corona yang saat ini diterapkan Pemko.

Para santriwati ini harus melalui proses pemeriksaan sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19. Mengingat, Banjarmasin sudah memperketat pintu keluar masuk kota.

Satu per satu santri diperiksa kesehatannya. Saat turun dari minibus satu per satu ditanya terkait apakah ada keluhan demam, batuk, flu atau pilek?

Suhu tubuh mereka di cek satu per satu dengan thermogun (alat pengukur suhu tubuh) untuk memastikan kembali kesehatannya.

“Mereka harus diskrining. Tapi ini skrini cepat saja,” ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Banjarmasin, dr Bandiyah Marifah.

Bandiyah mengatakan, meski santriwati ini datang dari zona hijau Covid – 19, pemeriksan memang harus tetap dilakukan untuk memastikan di antara mereka tak ada yang terpapar.

“Setelah dicek kalau ada yang bergejala langsung dipisah. Kalau ada yang gejala kita lihat ringan atau berat. Kalau berat dirujuk ke rumah sakit,” jelasnya.

Lantas apakah mereka juga masuk Orang Dalam Pemantauan (ODP)? Karena datang dari zona hijau tentunya tak semua dinyatakan sebagai ODP.

Mereka penetapan ODP hanya bagi yang bergejala. Karena mereka sudah masuk Banjarmasin yang berstatus zona merah.

Baca Juga :   KOMITMEN Cetak Atlet Berprestasi dengan Wali Kota Cup Karate Tradisional

“Mereka sebenarnya datang dari daerah yang tak berisiko. Karena sebenarnya yang berisiko Banjarmasin,” ucapnya.

Lebih jauh Bandiyah menjelaskan, selain menjalani skrining para santriwati ini juga diberikan edukasi terkait apa yang harus mereka lakukan setibanya di rumah.

“Mereka juga diberi edukasi apa saja yang harus dilakukan di rumah. Soal jaga jarak, menjaga kesehatan. dan bagi yang bergejala ringan harus karantina mandiri dirumah selama 14 hari,” imbuhnya.

Adapun Narahubung Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri, Cecep Wardani mengatakan, sedikitnya ada sekitar 2.000 santriwati yang dipulangkan, salah satunya kloter Banjarmasin.

“Sekitar dua ribu yang dipulangkan. Tadi pagi Kalimantan Timur, dan sekitar pukul11. 30 tadi Banjarmasin ada 214 santri plus 11 pendamping. Jadi per kloter,” ungkapnya.

Selain itu para santriwati ini juga sebenarnya sudah menjalani masa karantina di Ponpes sekitar tiga minggu. Kemudian sebelum dipulangkan mereka juga diskrining terlebih dahulu.

“Sebenarnya mereka di pondok sudah dikarantina. Pagi tadi juga sudah diperiksa di pondok. Jadi tiba di Terminal diskrining lagi,” katanya.

Selain itu, terkait tempat kedatangan santriwati ini juga sempat melalui beberapa pertimbangan. Ada tiga lokasi awal rencana penurunan, akan tetap setelah melalui rapat Gugus Tugas Covid – 19 Banjarmasin diputuskan di Terminal KM 6.

“Jadi ada tiga tempat pertimbangan. Pertama di lapangan di wilayah Basirih tapi sulit. Kemudian Sabilal tapi juga agak krodit di sana. Di samping rumah pak walikota juga. Tapi Setelah rapat dengan Tim Gugus Tugas maka disepakati di sini,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MEMICU KONTROVERSI Rencana HUT RSUD Ulin Digelar di Jakarta
DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:24

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

Senin, 20 April 2026 - 16:16

KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan

Senin, 20 April 2026 - 15:56

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 April 2026 - 13:40

HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi

Senin, 20 April 2026 - 13:28

KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Berita Terbaru

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Kaltim

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:21

Kendaraan yang digunakan untuk uji jalan B50 yang terparkir di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50 Lembang, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). (Antara/Putu I Savitri)

Bisnis

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:37

Ketua Umum Tim SNPMB 2026 Eduart Wolok (kanan) dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kiri) saat meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) hari pertama di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (21/4/2026). (UNJ)

Nasional

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:31

Jemaah haji Indonesia menaiki bus Shalawat di kawasan Syisyah, Makkah, Arab Saudi, Selasa (10/6/2025). (Dok Antara Foto/Andika Wahyu)

Nasional

6.000 ARMADA BUS Disiapkan untuk Angkut JCH Indonesia

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:24

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca