11 TEWAS Akibat Kecelakan Maut Truk Tronton vs Minibus

- Penulis

Rabu, 7 Mei 2025 - 23:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lokasi kecelakaan antara truk dan minibus di Jalan Raya Purworejo-Magelang, Desa Kalijambe, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (7/5/2025). (Foto: ANTARA/HO-Polres Purworejo)

Kondisi lokasi kecelakaan antara truk dan minibus di Jalan Raya Purworejo-Magelang, Desa Kalijambe, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (7/5/2025). (Foto: ANTARA/HO-Polres Purworejo)

SuarIndonesia — Sebanyak 11 orang tewas dalam kecelakaan antara truk tronton dengan minibus di Jalan Raya Purworejo-Magelang, Desa Kalijambe, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (7/5/2025).

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano membenarkan peristiwa nahas yang terjadi di jalan dengan kontur menurun tersebut

AKBP Andry menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika truk bernomor B-9970-BYZ melaju dari arah utara ke selatan. Truk berusaha mendahului minibus yang melaju di jalan menurun tersebut.

“Truk diduga kehilangan kendali hingga menyenggol minibus,” katanya.

Akibatnya, lanjut dia, truk minibus terguling hingga menabrak sebuah rumah yang berada di lokasi kejadian.

Petugas yang memperoleh informasi tentang kejadian itu langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi serta olah TKP.

Selain 11 korban tewas, kata AKBP Andry, terdapat enam korban lain yang terluka.

Dikatakan pula bahwa identifikasi terhadap para korban meninggal dunia masih dilakukan.

Selain itu, petugas juga masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kepada pengemudi kendaraan berukuran besar, Kapolres mengimbau agar lebih berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan saat melintas di jalur Purworejo-Magelang tersebut.

Pengemudi Mobil Penabrak Pelajar di Bandung Diamankan

Sementara itu, dilansir dari AntaraNews, Kepolisian Resor Kota Besar Bandung mengamankan pengemudi mobil yang diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun di Jalan Anggrek, Kota Bandung, hingga menewaskan seorang pelajar SMA Negeri 5 Bandung.

Jajaran Satlantas Polrestabes Bandung saat melakukan olah tempat kejadian perkara peristiwa kecelakaan di Jalan Anggrek, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025). (Foto: ANTARA/Rubby Jovan)

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana mengatakan pengemudi mobil yang merupakan seorang wanita berusia 63 tahun ini masih dilakukan pemeriksaan intensif.

Baca Juga :   TEMUAN MAYAT Membusuk di Gang Kelinci Banjarmasin Tengah

“Penabrak langsung diamankan, sesuai prosedur, ada di Polrestabes Bandung,” kata Fiekry di Bandung, Rabu (7/5/2025).

Fiekry mengungkapkan dari hasil sementara tidak ditemukan indikasi pengemudi dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan. Namun potensi penetapan tersangka tetap terbuka apabila terbukti ada unsur kelalaian.

“Potensi tersangka ada kalau terbukti ada kelalaian, apalagi kalau ada keteledoran yang menyebabkan kematian seseorang,” kata dia.

Dia mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan yang melibatkan enam kendaraan, termasuk dugaan bahwa mobil Nissan sempat menerobos lampu merah sebelum insiden terjadi.

“Masih dalam penyelidikan, intinya diduga kurang konsentrasi dalam berkendara. Tidak mabuk. Baik (soal kesehatan),” kata dia.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi pada Selasa (6/5) sekitar pukul 15.00 WIB, seorang pengemudi mobil Nissan berwarna hitam menabrak sepeda motor dari arah belakang hingga menyeret korban sejauh 80 meter.

Pengendara sepeda motor, yang merupakan seorang pelajar SMA Negeri 5 Bandung bernama Sulthan Abyan Fattan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya mengalami luka dan telah mendapat perawatan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca