WARTAWAN Didorong PWI Lebih Multitasking di Era Dinamika Media Sosial

SuarIndonesia – Di Era Dinamika media sosial saat ini menjadi salah satu cara seseorang untuk mudah mendapatkan informasi ditambah arus informasi begitu cepat dan dinamis.Mengimbangi hal tersebut Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mendorong jurnalis untuk mampu menerapkan multitasking agar mampu menjaga masa depan wartawan.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, mengingatkan Jika wartawan tidak mau mengembangkan diri pasti tergerus zaman, maka multitasking harus dimiliki untuk bisa eksis di era digital.

“Dengan kemampuan Multitasking jurnalis ini, wartawan bisa membuat banyak versi dalam karya jurnalistik-nya seperti berita video, foto dan teks yang tujuannya menarik publik dan bisa menikmatinya,” ujarnya.

Atal menambahkan jika pihaknya terus berupaya meningkatkan kemampuan wartawan sehingga mampu beradaptasi terhadap perkembangan informasi teknologi (IT) saat ini. Seperti menggelar acara Safari Jurnalistik dengan memberikan pelatihan bagi wartawan khususnya anggota PWI di seluruh Indonesia, sehingga wartawan tersebut bisa memiliki kemampuan era di mana media sosial.

“Beberapa waktu lalu kami hadir di Banjarmasin melaksanakan Safari Jurnalistik dalam rangkaian pelantikan pengurus PWI Kalimantan Selatan masa bakti 2022-2027,” jelasnya.

Adapun PWI Kalsel yang dilantik Selasa diketuai Zainal Helmie dan Sekretaris Toto Fachrudin dengan total 28 anggota pengurus harian.

WARTAWAN Didorong PWI Lebih Multitasking di Era Dinamika Media Sosial (2)

Acara pelantikan yang disaksikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Mahligai Pancasila Banjarmasin itu juga turut dikukuhkan Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Kalsel yang diketuai Fathurrahman serta delapan orang Dewan Penasihat.

Kemudian Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kalsel dilantik oleh Ketua Umum IKWI Indah Kirana Depari menyertai kepengurusan PWI Kalsel lima tahun ke depan.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengapresiasi kiprah PWI, menurutnya banyak agenda dan program nasional di Kalsel tak terlepas dari dukungan PWI di antaranya pelaksanaan Hari Pangan Sedunia dan Hari Pers Nasional.

“Ke depan di Oktober, Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional. Mohon dukungan PWI Pusat dan Kalsel,” ujar gubernur.

Kendati demikian, gubernur yang akrab disapa paman birin juga meminta saran dan kritik dari PWI.

“Walau kita sebagai mitra, pemerintah tetap memerlukan kritik dan kontrol agar suksesnya pembangunan Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Baca Juga :

PETAHANA Narkodai Kembali PWI Kalsel, Begini Pesan-kesan Gubernur

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie menyampaikan misi utama kepengurusan yakni soal peningkatan SDM wartawan dengan mengorbitkan wartawan handal dengan berpedoman kode etik jurnalistik.

“Ke depan dalam waktu dekat, kita akan menggelar uji kompetensi wartawan. Pertama di Balangan, kemudian di Banjarmasin,” bebernya

Pihaknya dalam waktu dekat akan fokus pada program seleksi wartawan untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Malang, Jawa Timur, November mendatang.

Adapun di sisi eksternal, PWI Kalsel akan berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ Nasional di Kalsel sebagai tuan rumah pelaksanaannya.

“Kita akan memviralkan MTQ Nasional melalui jaringan PWI pusat karena kita ini bagian dari ribuan lebih media online, cetak, televisi dan radio,” pungkasnya.(SU)

 446 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!