Suarindonesia – Program pembenahan dengan tujuan menghidupkan kembali (revitalisasi-red) Sungai Jeruju yang berlokasi di Jalan Alalak Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, mulai membuahkan hasil.
Sekira 20 unit rumah penduduk yang ada di bantaran sungai tersebut telah direhabilitasi, sehingga beranda depan rumah yang semula hanya menghadap ke badan jalan, kini telah berubah menjadi dua beranda rumah, satu menghadap badan jalan, satu menghadap Sungai Jeruju.
Program tersebut hasil kerja Pemko Banjarmasin dibantu bank dunia dan berkolaborasi dengan program KOTAKU milik Kementerian PUPR.
Selain merehabilitasi rumah yang ada di bantaran sungai tersebut, program tersebut juga digunakan untuk merevitalisasi Sungai Jeruju.

“Program ini sebetulnya adalah bagian dari upaya kita merevitalisasi sungai-sungai, termasuk perumahan dalam bentuk water front city, atau rumah menghadap ke sungai, bagian depan rumah yang kita lihat tadi, aslinya adalah bagian belakang,” ujar Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina saat mengunjungi lokasi Sungai Jeruju bersama Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah, Sabtu (13/07).
Semua aspek dalam revitalisasi yang menelan biaya sekira Rp20 miliar itu, lanjutnya, menjadi kegiatan prioritas yang harus dikerjakan, termasuk menyediakan tempat sanitasi untuk warga setempat.
“Setiap rumah itu saat ini sudah mendapatkan biofil, dua buah rumah satu biofil. Insya Allah sudah tidak ada lagi yang membuang limbah rumah domestik ke sungai secara langsung,” katanya.
Mudah-mudahan, harap pemimpin kota berjuluk seribu sungai ini, dengan adanya program revitalisasi itu dapat meningkatkan derajat kesehatan dan menjadikan kawasan Sungai Jeruju sebagai salah satu percontohan kawasan dan penataan kawasan pinggir sungai.

Ke depannya, katanya lagi, revitalisasi kawasan tersebut akan terus dilakukan pemerintah, sampai kawasan tersebut lebih tertata, sungainya hidup, dan kebersihannya terjaga.
Dari pantauan, saat melihat Walikota Banjarmasin dan Ketua TP PKK Kota Banjarmasin tiba di lokasi, masyarakat Alalak Selatan yang sudah menunggu terlihat langsung mendekatinya untuk berjabat tangan.
Tak hanya orang tua, anak-anak pun juga terlihat berebut menjabat tangan pemimpin Bumi Kayuh Baimbai itu.
Sambil berjalan menyusuri sepanjang beranda rumah warga tersebut, H Ibnu Sina dan Hj Siti Wasilah terlihat sambil tersenyum menyapa warga yang berjejer di sepanjang pelataran rumah mereka.
“Biasanya ulun hanya melihat sidin di tivi, hari ini ulun melihat sidin langsung nah,” ujar seorang warga yang terlihat senang usai berjabat tangan dengan walikota.
Tampak mendampingi dalam kegiatan tersebut Kadis Perkim Kota Banjarmasin bersama seluruh staf dan Camat Banjarmasin Utara.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















