Suarindonesia – Untuk menekan hotspot Ari menyebut pihaknya secara menindak pelaku pembakaran.
Polda Kalsel sudah menangani lima perkara pembakaran, empat pelaku di antaranya ditahan.
“Meski tersangkanya sudah tua memang kasihan. Kalau memang aturannya harus diproses ya diproses,” kata dia, Kamis (12/9)
Masih banyaknya hotspot dan terjadi karhutla, Wakapolri tidak menuduh siapa yang tidak bekerja maksimal di Kalsel. Ia mengapresiasi petugas yang sudah bekerja maksimal.
Setelah patroli menggunakan heli ia malah mengapresiasi petugas karhutla di Kalsel.
“Saya berterimakasih kepada tim karhutla di Kalsel yang sudah berupaya maksimal untuk melakukan pencegahan dan membantu menangani kebakaran hutan dan lahan, ini pasti berkat kerjasama tim termasuk BNPB dan BPBD serta relawan pemadam,” ujarnya.
Ia melihat dengan peralatan sederhana dan luasan lahan tidak sebanding dengan jumlah personil.
Atas dasar itu, ia meminta kebakaran tidak sampai ke rumah penduduk dan sejenisnya.
“Saya melihat tadi setelah melakukan pemantauan melalui udara.
Yang terbakar bukan hutan namun lahan termasuk lahan pertanian,” ujarnya lagi.
Ari mengakui BNPB dengan water boombing itu tidak signifikan melakukan pembahasan jika yang terbakar sebanyak itu.
Ia berpesan, ke depan perlu ditingkatkan pencegahan dari dinas pertanian, sebab yang terbakar lahan masyarakat yang bertani.
Hal itu menjadi tantangan untuk menyadarkan masyarakat yang sudah turun temurun bertani untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar usai memanen padi.
“Bagaimana untuk menyadarkan mereka perlu kita pikirkan bersama.
Saya pernah tugas di sini, tahun 1985 dari dulu juga ada asap karena pertanian,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin, mencatat ada 6 titik api yang memproduksi asap di Kota Banjarbaru dan belum dapat dikendalikan di sekitar bandara.
Rinciannya 4 titik di area Guntung Damar, 1 titik di Griya Utama, Trikora, dan 1 titik lagi di Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang.
Sulitnya api dipadamkan di 6 titik ini lantaran angin yang cukup deras dan berada di lahan Gambut.
BPBD Kalsel akan menempatkan satu heli water bombing di masing-masing titik tersebut.
“Khusus untuk pembahasan di lahan gambut kita lakukan di pagi dan sore hari. Diutamakan sore, agar asap tidak naik,” kata Wahyuddin (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















