WAH Titik Geopark Meratus Bertambah Menjadi 72 Geosite

- Penulis

Jumat, 14 Juni 2019 - 00:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sebelumnya saat menerima sertifikat Geopark Nasional, Geopark Pegunungan Meratus hanya terdiri dari 36 geosite.

Setelah dikembangkan menjadi 72 geosite.  Atas dasar banyaknya potensi geosite tersebut, Badan Pengelola Geopark Meratus coba mengusulkan menjadi Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG) Nasional.

Semua titik sudah diliniasi,  keindahannya saja yang harus diselematkan dan ada titik diliniasi pembantu, diliniasi pembantu bisa dikembangkan.

“Sedangkan diliniasi inti tidak bisa diapa-apakan, itu yang diselamatkan untuk anak cucu kita,” jelas Tim ahli geologi yang juga Dosen Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral UPN “Veteran” Yogyakarta, Jatmika Setiawan, di sela rapat koordinasi KCAG di Kantor ESDM, Kamis (13/6).

Ia mengatakan, tahun 2019 ini Kalsel akan mengusulkan 72 geostie masuk KCAG.  Buku atau dokumen usulan sudah selesai dibuat dan bulan September mendatang diserahkan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk dinilai menjadi KCAG.

“Semoga bisa dinilai secepatnya, semestinya bisa dapat sertifikat pelrindungan cagar alam nasional,” urainya.

Dikatakan Jatmika, pihaknya sudah melakukan penelitian dan mengambil sample bebatuan di geosite.

Hasilnya kata Jatmika, luar biasa,  kandungan batuan di Pegunungan Meratus merupakan dasar samudera yang dibentuk jutaan tahun yang lalu.

“Kita temukan berbagai macam variasi batuan sebagau bukti Meratus hamparan batuan dasar laut.

Didukung dengan beberapa morfologi lanscape yang indah dan berbagai macam fosil dan prosesnya.

Baca Juga :   DITEMUKAN TEWAS Pria yang Terjun ke Sungai Martapura, Usai Dikejar Warga Diduga Ingin Curi Helm

Saya yakin ini bisa masuk ke tahap proses KCAG,” lontar Jatmika.

Dia juga menyebutkan, bukan hal mustahil Kalsel mengajukan diri menjadikan Geopark Pegunungan Meratus Internasional.

“Peluangnya tentu sangat terbuka, tinggal melengkapi semua persyaratan,” runutnya.

Dikatakan Jatmiko, ada beberapa keuntungan ketika menjadi geopark internasional.

Salah satunya adalah dipromosikan di jaringan geopark dunia.

“Foto-foto geopark akan disebarluaskan melalui jaringan geopark dunia, sehingga orang-orang luas akan semakin cepat mengetahui.

Selain itu pembinaan juga dilakukan oleh UNESCO,” katanya.

Namun untuk ke tahap International, ada beberapa syarat di mana dokumen harus lengkap, dan syaratnya juga dokumen minimal dibuat tiga bahasa.

Sementara, Kepala Bidang Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Kalsel, Ali Mustofa menjelaskan, ke depan pihaknya tindaklanjut program pengembangan geopark pegunungan Meratus ini dilanjutkan dengan menyiapkan dokumen untuk penetapan kawasan cagar alam geologi (KCAG) bersama dengan Kementerian ESDM.. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin
HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
SUMPAH PEMUDA 2026 Jangan Hanya Patriotik, Beranilah Menuntut Keadilan
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57