Suarindonesia -Waduh, Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online hari pertama, Senin (1/7) di SMAN 3 Banjarbaru terpaksa molor hingga pukul 12.00 WITA lewat.
Sebab input pendaftaran sempat tertunda karena server gangguan beberapa saat.
Hal ini diakui Ketua Panitia PPDB SMAN 3 Banjarbaru, Hamlani.
Terkait server gangguan ini, tidak hanya terjadi di SMAN 3 Banjarbaru saja, namun juga dialami sekolah lainnya.
“Tadi server sempat gangguan tidak bisa infut data, tapi cuma sebentar,” ujar Hamlani.
Menurut Hamlani, pihaknya tahun ini menerim siswa baru sesuai jumlah kelulusan, yaitu 9 kelas dengan total 288 orang.
Berdasarkan sistem zonasi, sekolah ini mendapatkan kuota 231 siswa jalur zona, 43 siswa jalur prestasi, dan 14 siswa jalur fasilitasi kepindahan tua.
“Kami menerima siswa baru sesuai kelas yang ditinggalkan siswa kelas XII. Tahun zona yang masuk SMAN 3 Banjarbaru bertambah dari sebelumnya.
Tambahan zonanya dari kecamatan Banjarbaru Selatan meliputi
Kelurahan Sungia Besar, Guntung Paikat, dan Kemuning, tapi yang dari Jalan Trikora arah selaran.
Yang arah utara meski kelurahannya sama masuk zona SMAN 1,” katanya.
Sebelumnya, zona SMA 3 hanya meliputi kecamatan Cempaka, yaitu Kelurahan Palm, Bangkal, Cempaka dan Sungai Tiung. “Dengan sistem zonasi ini tidak ada lagi sekolah favorit, karena semua sekolah sama.
Melalui zonasi juga tidak ada lagi siswa yang tidak kebagian sekolah, semua sama berkesempatan,” urainya.
Dikatakan Hamlani, bagi siswa yang tidak masuk dalam zonasi, bisa mendaftar melalui jalur prestasi.
Menurutnya, di bidang prestasi SMA 3 tidak kalah dengan sekolah lainnya. Beberapa siswa sekolah ini tercatat berprestasi di tingkat nasionalis.
“Kemarin ada siswa yang juara 1 fisika nasional, kemudian 17 Agustus nanti paduan suara di Istana Negara khusus dari Kalsel diwakili SMA3 Banjarbaru,” bebernya.
Hamlani memastikan, bagi siswa berprestasi SMA 3 diberikan ruang dan kelonggaran agar bisa meraih prestasi. Dikatakannya, siapa saja siswa berbakat akan disalurkan dan difasilitasi.
“Ke depan juga sudah kami usulkan ke Pemprov Kalsel untuk membuka kelas olahraga.
Di Banjarbaru belum ada SMA yang mempunyai kelas olahraga.
Mudah-mudahan disetujui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi,” harapnya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















