WA “CekSumber” Bisa Deteksi Hoaks

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 23:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Kampanye waspada hoaks. (Dok ANTARA/Ardika)

Foto Ilustrasi - Kampanye waspada hoaks. (Dok ANTARA/Ardika)

SuarIndonesia — Masyarakat Indonesia kini memiliki alternatif baru untuk mengklarifikasi kebenaran sebuah informasi yakni melalui CekSumber, yang dapat diakses lewat layanan pesan instan WhatsApp (WA).

CekSumber merupakan layanan “chatbot” berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bisa memeriksa kebenaran sebuah informasi tidak hanya dalam bentuk teks, namun juga membaca informasi salah dalam konten media visual layaknya video dan gambar.

Pengembang CekSumber Andrew Daniel, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (10/8/2025), menerangkan pengguna hanya perlu memasukkan ke dalam kontak ponsel nomor CekSumber, yaitu +62 851 2108 7680.

Selanjutnya, pengguna langsung mengirimkan pesan ke CekSumber via WhatsApp tanpa dibutuhkan registrasi terlebih dahulu.

Secara otomatis, sistem akan membaca konten, menjalankan pencarian, dan mencocokkannya dengan analisis berbasis AI untuk mengonfirmasi keakuratan informasi yang dikirimkan.

Jika pengguna mengunggah konten video atau foto tanpa ada perintah apa pun, CekSumber tetap bisa memeriksa sumber yang relevan dengan konten itu.

“Setiap hasil pencarian akan disertai dengan link sumber informasi yang digunakan untuk meningkatkan transparansi,” terang Andrew seperti dilansir dari ANTARANews.

Meski begitu, sistem CekSumber belum bisa mengakses atau memeriksa tautan dari media sosial lainnya, namun CekSumber sudah dapat memeriksa informasi dari media sosial dalam bentuk tangkapan layar.

Baca Juga :   KALSEL Salah Satu Lumbung Partai Golkar, Ketum DPP Ingatkan Pengurus Baru

Harap diingat bahwa, seperti layanan AI yang lain, CekSumber dapat menghasilkan jawaban yang salah, karena itu sumber referensi jawaban selalu dikirim kepada pengguna untuk dapat dicek kembali.

Pengembangan CekSumber turut menggandeng organisasi periksa fakta yakni Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo), untuk mendapatkan sumber yang akurat.

Andrew menjelaskan platform ini akan meningkatkan literasi digital masyarakat dalam memerangi hoaks dan disinformasi.

Ketua Presidium Mafindo Septiaji Eko Nugroho mengatakan AI dalam chatbot CekSumber dilatih untuk mengenali sumber informasi yang kredibel seperti media jurnalistik, situs periksa fakta, dan sumber otoritatif lainnya.

“Namun demikian masyarakat tetap harus kritis, karena meskipun relatif kecil, AI punya potensi keliru, sehingga cara baca lateral, komparasi informasi dari berbagai sumber, baik dari chatbot Ceksumber maupun sumber kredibel lain, masih tetap sangat penting,” kata Septiaji. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka
DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan
KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah
DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak
GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF
DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare
SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:02

SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:36

KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu

Berita Terbaru

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan barang bukti narkoba yang digelar Polda Kalsel, Kamis (18/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca