VAKSIN COVID Hanya Mengurangi Keganasan dan Kematian Akibat Virus

- Penulis

Minggu, 14 Maret 2021 - 20:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Epidiomolog Kalsel, IBG. Dharma Putra, menyebut vaksin covid-19 tidak menyebabkan sakit seperti yang dikhawatirkan sebagai orang.

Ia mengungkap terjadi efek sakit bagi penerima vaksin hanya dikarenakan kurangnya skrining awal.

“Saat vaksinasi skrining tidak ketat, bahkan tidak swab antigen. Bisa saja orang divaksin sudah terinfeksi dan dalam masa inkubasi, selesai vaksin kena efek samping,” bebernya, Minggu (14/3/2021).

Menurut Dharma, saat ini yang perlu dikhatirkan bukanah soal efek samping vaksinasi, namun yang lebih penting capaian imunisasi.

Ia mengatakan saat ini belum tercapai imunisasi sesuai dengan target pemerintah dengan memprioritaskan tenaga kesehatan dan lanjut usia (lansia).

Ia menekankan yang juga perlu dikawatirkan adalah anggapan sebagian orang bahwa vaksin bisa menegah penularan.

Sampai saat ini belum ada yag bsa membuktikan vaksin bisa mencegah penularan covid-19. Digarisbawahi Dharma yang benar vaksin menurunkan keganasan virus dan mencegah kematian karena covid-19.

“Dengan kondisi demikian maka protokol kesehatan tetap harus dijalankan. Petugas kesehatan juga harus tetap melakukan surveilan dega bagus terutama tracing, tracking, dan treatment (3T).

Apa yang mejadi kekurangan di harus terus dievalusi, jangan hanya terjebak rutinitas pekerjaan,” urainya.

Baca Juga :   DIHENTIKAN PERKARA Penabrak Motor Dua Orang Meninggal Dunia dan Penikaman, Satu Terluka

Dharma mengakui pandemi yang berlangsung sudah cukup lama menyebabkan kelelahan di masyarakat.

Yang namanya orang lelah secara spiritual pasrah dan secara sosial lebih abai dengan protokol kesehatan.

“Dulu ketika sampai rumah langsung mandi, sekarang langsung tidur karena sudah lelah.

Hal ini menjadi tugas pemerintah menjaga masyarakatnya, jangan nanti masyarkat yang disalahkan.

Masyarakat pasti disiplin kalau pemerintah mengambil langkah paling strategis,” ungkapnya.

Ia menyebut herd imunitas seperti yang digaung-gaungkan tidak terlalu bisa diharapkan dari vaksin. Efektifitas vaksin hanya sekitar 60 persen sebelum adanya mutasi virus corona B117.

Vaksin tersebut diharapkan mengurangi kegawatan ketika terserang covid-19 dan mencegah orang tidak mati.

“Caranya cakupan vaksin harus dicapai dengan cepat. Kita berharap melalui vaksin terjadi penurunan jumlah orang sakit , karena belum ada bukt vaksi menyebabkan kebal dari dari virus,” pungkasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin
KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat
DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN
DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran
NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam
PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur
PANGDAM XXII/Tambun Bungai Berkolaborasi “Gerak Bersama” di Banjarmasin
MENURUN Kunjungan Wisata Geopark Meratus, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:45

DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:21

DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:49

PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:31

KETUA KPRP: Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:21

PRESIDEN Putuskan Pembatasan Jabatan Polri di Luar Institusi

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:10

PANGDAM XXII/Tambun Bungai Berkolaborasi “Gerak Bersama” di Banjarmasin

Berita Terbaru

Headline

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca