Suarindonesia – Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kalsel H Muhidin mengaku semakin mantap usung putrinya Hj Karmila Muhidin pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banjarmasin 2020.
“Insya Allah kami akan tetap mencapkan anak saya Karmila. Semoga bisa mendengarkan apa aspirasi masyarakat,” ucap Muhidin selepas menghadiri Puncak Hari Jadi Kota Banjarmasin, Selasa (24/9) malam.
Alasan mantan Wali Kota Banjarmasin periode 2010-2015 itu ingin melanjutkan pembangunan yang sempat estapet ke tangan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakilny H Hermansyah, untuk diambil kembali.
Pengusaha emas hitam
Muhidin, juga mengaku sangat mengapresiasi dukungan dan suara masyarakat yang masih berhendak dirinya melanjutkan pembangunan kota berjuluk seribu sungai.

Tetapi dia akan melanjutkan itu lewat anaknya, karena rencananya Muhidin ingin mendampingi Paman Birin pada Pilgub mendatang, setelah setiap hari masyarakat berdatangan ke rumah maupun Kantor PAN.
“Jika Paman menerima, saya akan jadi wakil Paman Birin pada Pilgub nanti, jadi mohon doanya saja,” harapnya.
Mengenai siap yang mendampingi Karmila, Muhidin kukuh menginginkan Nurul Fajar Desira yang bakal menemani anaknya. Karena Partai Amanat Nasional (PAN) bisa secara mandiri maju di Pilkada “Tetap berpasangan sama Fajar ingin saya,” tegasnya.
Dia juga mengatakan bersyukur RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin yang sekarang sudah beroperasi

“Untuk rumah sakit Alhamdulillah sekarang sudah bisa jalan. Karena kami yang dulu membangun pertama, itu juga menjadi kebanggan buat kami. Semoga rumah sakit yang sekarang sudah bisa melayani warga Banjarmasin dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tukasnya.
Menanggapi hal itu, Ir H Nurul Fajar Desira mengatakan dirinya berserah diri saja, jika memang itu yang terbaik dia akan siap.
“Karena semuanya untuk mrngabdi kemasyarakat. Tujuannya untuk mengabdi. Mau dibirokrasi atau jadi kepala daerah tujuannya untuk mengabdi juga. Jadi kita serahkan kepada Allah SWT,” singkat Fajar malam itu.
Berbeda dengan Karmila, dirinya masih irit bicara. Ia bahkan saat ingin diwawancara lebih memilih melempar pertanyaan itu ke Muhidin atau Harry selaku suaminya dan Ketua DPRD Banjarmasin.
“Lebih baik langsung ke ketua saja. Saya tidak bisa berkomentar dulu untuk saat ini,” pungkasnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















