Usulan Pemprov Kalsel Mengisi Formasi Kekosongan Pelamar CPNS Ditolak Panselnas

- Penulis

Rabu, 9 Januari 2019 - 01:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia -Bagi pelamar yang dinyatakan lulus tinggal menunggu waktu untuk aktif bekerja sebagai abdi negara.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Kalsel, Perkasa Alam, Selasa (8/1) menjelaskan, saat ini sedang dilaksanakan pemberkasan bagi pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lulus.

Ia menyebut, SK pengangkatan akan diberikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ditanya kapan bagi PNS baru pemprov akan mulai bekerja.

Perkasa menyebut sampai saat ini masih menunggu.

Ia memperkirakan para PNS baru akan efektif bekerja pada bulai April mendatang. “Biasanya PNS awal bekerja di bulan April,’’ jelasnya.

Perkasa memastikan, jumkah PNS yang akan masuk ke pemprov berkurang dari formasi yang ditetapkan oleh panitia pusat.

Sebab, lanjutnya, seperti diketahui ada beberapa formasi yang tidak ada pelamar alias kosong.

Dikatakan, pihaknya coba mengomunikasikan dengan panitia seleksi nasional (panselnas) untuk diisi dari formasi lain atau daerah lain.

Namun, katanya usulan tersebut tidak disetujui panselnas.

“Ada 8 formasi yang kosong, sehingga dari 328 total formasi otomatis berkurang. Yang kosong ini dokter spesialis dan satu guru.

Kami sudah memberi usulan untuk mengisi dokter spesialis diambil dari pelamar dokter umum dengan pernyataan mereka di sekolahkan kembali, tapi usulan itu ditolak panselnas,’’ ucapnya.

Baca Juga :   OMBUDSMAN Kalsel Panggil Lima Manajemen PLN

Sebelumnya, Kabid Anggaran Badan Keuangan Daerah Kalsel, Abdul Halim menyebut pada anggaran pendapatam belanja daerah (APBD) 2019 anggaran PNS baru tidak dimasukan.

Sebab, katanya, data ASN baru belum diterima oleh pihaknya.

Meski begitu, jika ada penambahan PNS baru maka alokasi diambil dari kres.  “Kres itu menaikan anggaran maksimal 2,5 persen, dari dana yang ada ditinggikan.

Dari kres ini kita biasanya mengambil alokasi untuk kenaikan gaji pegawai karena naik pangkat atau pegawai yang ada penambahan keluarga,’’ ucapnya.

Meski tetap aman secara anggaran, Halim tetap mengharapkan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat juga mengalami kenaikan seiring penambahan ASN baru.

“Saat ini kita mendapatkan alokasi DAU sebesar Rp1,188 triliun.

Mudah-mudahan nanti juga ditambah,’’  harapnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca