USAI WALET, Giliran Sektor Parkir yang Pengelolaannya Masuk Bakeuda

Bagikan :
USAI WALET, Giliran Sektor Parkir yang Pengelolaannya Masuk Bakeuda

SuarIndonesia — Setelah sebelumnya pajak dari sektor usaha sarang burung walet, kini giliran sektor pajak parkir di Kota Banjarmasin yang pengelolaannya masuk ke Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

Padahal sebelumnya pengelolaan pajak yang didapat dari parkir sendiri berada di bawah Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin.

Lantas, mengapa pengelolaan sektor pajak tersebut banyak di pindahtangankan?

Terkait hal itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor menjelaskan bahwa pelimpahan pengelolaan objek pajak itu bukan berarti terdapat kesalahan yang dilakukan SKPD terkait.

“Ini merupakan amanat dari pusat yang harus dijalankan oleh pemerintah daerah,” ucapnya pada awak media usai membuka acara sosialisasi pajak parkir dan pajak reklame di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Kamis (18/11/2021).

Alhasil, menurut mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin itu, pihaknya harus mensosialisasikan hal tersebut kepada seluruh wajib pajak untuk diketahui dan dipahami secara jelas.

Baca Juga:

TERKAIT Kasus Pajak, H Isam Berharap Keadilan dan Rehabilitasi Nama Baik PT Jhonlin Group

“Ini juga tidak merubah apa pun, alias tetap menjadi pemasukan Pemko Banjarmasin,” ujarnya.

Arifin memaparkan, sosialisasi tersebut menindaklanjuti adanya perubahan pengelolaan pajak parkir yang saat ini dilimpahkan ke Bakeuda.

Sekadar diketahui, target pajak parkir saat dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin sebesar 5,5 miliar rupiah di tahun 2021.

Karena itu, Arifin pun berharap, dengan pelimpahan pengelolaan pajak parkir sekarang ini, bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak.

 

USAI WALET, Giliran Sektor Parkir yang Pengelolaannya Masuk Bakeuda (2)

 

“Tentunya kita berharap dengan pengalihan ini bisa memberikan dampak positif bagi pemko,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Parkir, Dishub Kota Banjarmasin, Abimanyu menerangkan, setidaknya ada 142 objek titik pajak parkir yang saat ini dikelola oleh pihaknya.

Dari angka tersebut, pajak parkir dari Duta Mall penyumbang tertinggi dengan angka Rp352 juta rupiah per bulannya, sebelum pandemi Covid 19.

Sedangkan untuk saat ini, pajak parkir Duta Mall mengalami penurunan secara signifikan hanya mencapai 70 – 80 juta per bulan.

“Karena sekarang pandemi Covid-19 capaian pajak parkirnya juga ikut turun,” bebernya.

Selain itu, di posisi kedua penyumbang pajak parkir tertinggi ada di RSUD Ulin, sebesar 25 juta rupiah per bulannya.

“Saat ini secara akumulatif sudah tercapai 80 persen pajak parkir,” tutupnya. (SU)

 56 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!